Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
WNA Korsel yang Hilang Mendaki Gunung Agung Tewas Jatuh ke Jurang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kyung Dam Oh seorang WNA asal Korea Selatan berusia 31 tahun yang sempat dilaporkan tersesat di Gunung Agung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Jumat (3/1/2025).
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana kepada wartawan membenarkan bahwa target pencarian telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pencarian hari kedua ini.
Ia mengatakan, WNA asal Korsel tersebut berhasil ditemukan oleh tim search and rescue (SAR) gabungan di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) dalam kondisi meninggal dunia.
“Ya target ditemukan meninggal dunia, target meninggal diperkirakan karena terjatuh ke dasar jurang sedalam 100 meter. Untuk detailnya nanti kami sampaikan lebih lanjut. Saat ini tim masih dalam proses evakuasi,” ungkap Eka Wiadnyana.
Pada proses pencarian hari kedua ini, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri hingga pemandu lokal menyusun strategi dengan membagi tim menjadi 3 kelompok untuk memperluas jangkauan pencarian. Bersyukur setelah beberapa jam bergerak melakukan pendakian, target akhirnya berhasil ditemukan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2312 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun