Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Yogya dan Bali Tempat Lahir Seniman, Ahli Otak Beber Alasannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ahli otak mengungkap alasan suku tertentu seperti Yogyakarta dan Bali berhasil melahirkan dan menciptakan seniman yang lebih banyak dari daerah lainnya.
Menurut Ahli Otak Dr. dr. Taufiq Pasiak, hal ini karena daerah tersebut memiliki kemampuan peta parsial yang lebih banyak dibanding daerah lainnya.
Kemampuan parsial disebut juga sebagian kemampuan beradaptasi dengan lingkungan secara keseluruhan. Hal ini terlihat dengan cara menjelaskan orang Yogyakarta dan Bali, yang memakai petunjuk arah mata angin.
Ini mengartikan orang tersebut benar-benar memiliki kemampuan parsial yang yang baik. Berbeda dengan daerah lain yang umumnya menggunakan simbol atau patokan daerah tertentu.
"Jangan heran kenapa teman-teman di budaya tertentu, seperti Bali Yogyakarta yang kemampuan imajinasinya lebih bagus daripada kemampuan suku lain," ungkap Dr. Taufiq dalam acara diskusi, Jumat (24/9/2021).
Kemampuan parsial ini didapatkan karena kemampuan beradaptasi yang terlatih, karena meluasnya bagian otak yang disebut dengan hipokampus.
Hipokampus ini adalah bagian di otak yang berperan untuk mengingat informasi baru. Hipokampus otak yang meluas juga membuat kemampuan imajinasi jadi meningkat.
"Makanya coba perhatikan, seni-seni tertentu imajinasi abstrak berkembang pada suku tertentu. Itu kaitannya dengan kemampuan adaptasi otak, terkait dengan fenomenasi parsial yang ada," pungkas Dr. Taufiq.
Sumber: Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4577 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2380 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2036 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1641 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1081 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun