Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Petulu, Desa Pelestari Ribuan Burung Kokokan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Obyek wisata Desa Petulu, Ubud, Gianyar dikenal sebagai tempat bersarang dan berkembangbiaknya ribuan burung kokokan atau bangau. Pasca merebaknya kasus flu burung di Indonesia, minat kunjungan wisatawan ke tempat ini tidak berkurang dan cenderung masih normal.
Memasuki Desa Petulu, Ubud Gianyar, wisatawan yang datang sudah disuguhi pemandangan unik. Batang pohon dan ruas jalan di desa ini tampak dipenuhi kotoran burung bangau atau oleh warga setempat biasa disebut kokokan.
Setiap jam lima pagi, ribuan burung bangau yang berwarna putih, kuning, dan hitam pergi meninggalkan Desa Petulu untuk mencari makan. Sore harinya sekitar pukul 6 waktu setempat, ribuan burung bangau ini kembali ke sarangnya di pucuk pohon untuk beristirahat.
Fenomena unik ini menjadi tontonan yang menarik bagi para wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung ke desa ini. Pasca merebaknya kasus flu burung, kunjungan wisatawan ke Desa Petulu masih stabil yakni antara 300 hingga 1000 wisatawan per bulannya.
Menurut klian Desa Petulu, Nyoman Sada, desa ini mulai menjadi tempat bersarang dan berkembangbiak ribuan burung bangau sejak tahun 1965, usai dilakukannya sebuah upacara agama besar di pura desa setempat.
Untuk menjaga kelestarian burung ini, pihak desa menerapkan awig-awig atau aturan desa dengan sanksi berat. “Bagi para pemburu burung didenda 1 juta rupiah untuk setiap ekor yang ditangkap. Selain itu ia juga harus menggelar upacara agama dengan biaya hingga 5 juta Rupiah, jelas Nyoman.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1492 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun