Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lumbrekus Rubellus, Cacing Peningkat Vitalitas

Denpasar

Kamis, 9 Agustus 2007, 10:37 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Siapa bilang cacing hanya bisa digunakan untuk mancing? Cacing ternyata memiliki banyak kandungan protein dan zat bermanfaat lainnya, yang sangat berguna untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Cacing juga mampu menjadi suplemen untuk meningkatkan vitalitas pria dewasa dan kesuburan bagi wanita. Anda penasaran? Simak tulisan berikut ini.

Bagi Ni Luh Kartini, dosen Pertanian Universitas Udayana Denpasar, cacing merupakan bagian dari kehidupannya sehari-hari. Cacing yang dikembangbiakkan Ni Luh Kartini ini bukan sembarang cacing. Cacing ini merupakan spesies Lumbrekus Rubellus, yang diimpor dari Australia.

Spesies cacing tanah ini dulu banyak ditemui di Indonesia, namun kini sudah mulai punah sehingga harus didatangkan dari Australia,” kata Luh Kartini.



Ni Luh Kartini memanfaatkan cacing-cacing ini untuk suplemen vitalitas dan kesuburan bagi manusia, dengan cara pengolahan yang cukup mudah. Cacing dewasa yang berusia empat bulan ini diproses untuk mengeluarkan kotoran cacing selama 12 jam, kemudian dicuci hingga bersih.

Proses selanjutnya cacing dipanaskan dalam oven selama 30 menit dengan suhu sekitar 40 derajat celcius. Cacing kemudian dimasukkan ke penggilingan untuk dijadikan bubuk sebelum dimasukkan ke dalam wadah kapsul.

Hasil penelitian yang dilakukan Ni Luh Kartini menyebutkan, cacing Lumbrekus Rubellus ini ternyata memiliki banyak kandungan zat suplemen positif yang berguna bagi manusia. Diantaranya adalah asam amino esensial dan mikronutrien lengkap, yang mampu menambah vitalitas pria dewasa serta meningkatkan kesuburan wanita.

Karena cacing Lumbrekus Rubellus ini bersifat suplemen makanan, jadi hampir tidak ada efek samping jika mengkonsumsinya. “Khasiat dari cacing ini mulai terasa setelah mengkonsumsi selama dua minggu pertama,“ kata Made Gunawan, pengguna suplemen cacing.

Satu wadah yang berisi 50 butir kapsul dihargai lima puluh ribu rupiah. Karena proses pengolahannya masih bersifat tradisional, pembeli suplemen cacing ini masih sebatas rekan dan kerabat dekatnya.

Jadi, bagi anda yang tidak merasa jijik dengan cacing, mungkin perlu mencobanya untuk menambah keharmonisan hubungan anda dengan pasangan anda. (ags)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami