Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menteri Pakistan Kunjungi Pengolahan Limbah

Denpasar

Jumat, 10 Agustus 2007, 18:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Menteri Negara Bagian Pakistan, Mr. Idress Sardar mengagumi pengolahan sampah dan limbah di Kota Denpasar yang berbasiskan masyarakat. Kesadaran dan kepedulian masyarakat, akan pentingnya sanitasi lingkungan sudah cukup bagus, jelasnya ketika berdialog dengan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar.

Idress Sardar bersama 40 orang delegasi dari Water and Sanitation Program (WSP) South Asia World Bank, berkunjung ke Denpasar Sewerage Development Program (DSDP), yaitu tempat pengolahan limbah tahu dan Sanimas di Kelurahan Ubung, Denpasar.

Delegasi Pakistan diterima Sekda Kota Denpasar Drs I Nyoman Aryana, M.Si didampingi jajaran Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar.

Lebih jauh Idrees Sardar menyatakan, bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah dan sampah inilah yang menjadi modal utama bagi kelanjutan program sanitasi.



“Hal ini yang akan kami tiru dan laksanakan di Negara kami, tegas Idress Sardar yang juga anggota WSP-South Asia World Bank. Idress juga mengagumi keramahan dan keterbukaan masyarakat Bali. Kami seakan-akan merupakan keluarga lama, tidak ada jarak, hangat serta ramah, jelasnya.


Direktur Permukiman dan Perumahan Badan Perencana Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Basah Hernowo, menyatakan bahwa Denpasar sebagai tujuan wisata harus mampu melaksanaan pengelolaan limbah dan sampahnya dengan baik dan aman.

"Salah satu faktor munculnya penyakit menular seperti tifus, kolera, dan disentri di tengah masyarakat, karena akibat dari sanitasi yang kurang baik. Masalah kesehatan seperti ini dapat menjadi salah satu isu-isu sensitif terhadap pariwisata yang menjadi tumpuan perekonomian Bali." (ags/*)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami