Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diburu Tiga Hari, Satu Pejarah Hutan Dibekuk

Buleleng

Jumat, 10 Agustus 2007, 18:59 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Diburu hampir lebih dari tiga hari, sejak kasus penjarahan hasil hutan berupa kayu Sentigi di Taman Nasional Bali Barat, salah satu penjarah hutan yang berhasil melarikan diri akhirnya dibekuk polisi.

Pengejaran terhadap pelaku penjarahan hasil hutan yang tertangkap basah oleh Polisi Hutan saat beraksi di Blok Kotal, Wilayah Tiga, Pengelolaan Taman Nasional Bali Barat, secara intensif disikapi oleh Unit Reskrim Polsektif Gerokgak. Hasilnya, polisi berhasil membekuk I Putu Astawa alias Lulut, warga Dusun Sendang Pasir, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak.

Kapolsektif Gerokgak, AKP. I Gusti Ngurah Purnawa mengungkapkan, dengan tertangkapnya Astawa alias Lulut mengungkap keterlibatan tiga pelaku lainnya yang masih buron. Indentitas dua pelaku lainnya telah kita kantongi, dan saat ini masih dalam pengejaran petugas, tegas beliau.



“Para pelaku meninggalkan barang bukti berupa sembilan batang pohon sentigi, sebuah linggis, dan dua bilah gergaji. Selain barang bukti tersebut, pelaku juga meninggalkan satu buah unit sepeda motor Shogun hitam, DK 5651 VM dan satu unit sepeda motor Tiger Hitam bernopol DK 3154 VK, papar Ngurah Purnawa.

I Putu Astawa alias Lulut, saat diperiksa di Mapolsektif Gerokgak menyebutkan, aksi penjarahan hasil hutan berupa kayu Sentigi sudah dilakukannya berulang kali. Terakhir kali, kelompoknya beraksi di kawasan TNBB. Namun sial, saat itu Polisi Kehutanan tengah melakukan operasi, dan memergoki aksi mereka. Bersama tiga orang teman, saya melarikan diri dari kejaran petugas ungkap Astawa. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami