Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ratusan Mantan Karyawan BDB Kembali Tuntut Pesangon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Persoalan pembayaran pesangon mantan karyawan Bank Dagang Bali (BDB) tak kunjung tuntas. Hari ini (03/09), ratusan mantan karyawan Bank Dagang Bali kembali melakukan aksi demo di gedung DPRD Bali.
Dalam demo yang berlangsung panas ini, para karyawan meminta uang pesangon mereka segera dibayar oleh pihak Bank Indonesia dan tim likuidasi.
Ratusan mantan karyawan BDB mendatangi gedung DPRD Bali dengan mengenakan pakaian adat Bali. Mereka kembali melakukan demo ke gedung DPRD Bali setelah selama 5 tahun uang pesangon yang seharusnya mereka terima tak kunjung cair.
Suasana pertemuan sempat memanas setelah tidak ada titik temu antara para mantan karyawan saat bertemu Tim Likuidasi (TL) dan perwakilan Bank Indonesia.
Para pendemo lalu melakukan penghadangan dan tidak mengijinkan anggota Tim Likuidasi dan perwakilan Bank Indonesia keluar dari ruang pertemuan DPRD Bali.Para pendemo berjaga-jaga di depan pintu tempat pertemuan hingga sore Hari. Mereka menuntut agar pihak tim likuidasi segera membayarkan uang pesangon mereka yang sudah 5 tahun tidak ada kejelasan.
Pihak tim likuidasi sendiri menolak untuk membayar pesangon para karayawan tersebut, dengan alasan Mahkamah Agung tidak mengharuskan tim likuidasi membayar pesangon para mantan karyawan BDB.“ Sudah jelas disebutkan MA kita tidak harus membayar uang pesangon mantan karyawan BDB, †kata Wayan Reko Arjana, ketua Tim Likuidasi BDB.
Setelah tercapai kesepakatan soal pembayaran uang pesangon dengan pihak Tim Likuidasi dan perwakilan Bank Indonesia, ratusan mantan karyawan BDB kemudian pulang dengan tertib.
Namun jika kesepakatan itu nantinya tidak terlaksana, mereka mengancam akan kembali melakukan aksi demo ke kantor Bank Indonesia Denpasar.
Dalam tuntutan sebelumnya, para mantan karyawan Bank Dagang Bali meminta uang pesangon 685 karyawan sebesar Rp 21 miliar segera di cairkan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2278 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan