Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Tolak Flu Burung Dengan Ritual Mapilayu Jagat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagai salah satu bentuk tindakan antisipasi terhadap wabah flu burung yang terjadi di Bali, Pemprop Bali melalui Pemkab Karangasem merencanakan bentuk pencegahan secara niskala (alam tak nyata, red.) dengan menyelenggarakan Upakara Mapilayu Jagat dan Tawur Pakelem di Segara Geger, perbatasan Padang Bay " Nusa Penida.
Upacara yang diselenggarakan Pemkab Karangasem tersebut, menggunakan sarana seekor Kambing hitam sebagai kurban. Prosesi upacara mengambil lokasi tepat di depan Pura Segara, Padang Bay.Menurut Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, jika jagat kesangkreb dening gering (terjadi musibah alam atau wabah dalam suatu wilayah, red.), wajib dilaksanakan ritual tolak bala.
Sebuah ritual yang telah dipercaya terlebih umat Hindu Bali, sebagai bentuk antisipasi atau pencegahan secara tak kasat mata.
" Hal tersebut termuat dalam Lontar Widhi Satra. Yang menyebutkan betapa perlunya dilaksanakan Pamilayu Jagat dengan melaksanakan upacara Pamunah Gering Kemeranan Kapatin Patin, " terang Bupati Geredeg di Amlapura Jumat(7/9).
Untuk puncak upacara, Pemkab Karangasem memilih hari bertepatan pada Tileming Ketiga, Anggara Umanis, tanggal 11 September 2007, yang dimana sebagai Subha Dewasa atau hari baik dengan Pakelem ke Segara (hewan kurban yang ditengelamkan ke laut, red.).
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3296 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 771 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 708 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman