Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rakerdasus PDIP Bali Gagal Telorkan Cagub
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) PDIP Bali yang dihadiri utusan semua PAC se-Bali, Sabtu (15/9) di Hotel Nikki, akhirnya gagal menelorkan nama calon gubernur (cagub) sebagaimana yang dirancang sejak awal.
Hal itu terjadi karena dalam penyampaian pemandangan umumnya, kalangan DPC menghendaki agar penentuan nama cagub diserahkan ke DPP PDIP di Jakarta.Akhirnya ajang rakerdasus ini pun tidak sampai ada voting guna menentukan calon peraih suara terbanyak yang nantinya bisa diusung dalam pilkada Agustus mendatang.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Pramono Anung dalam sambutannya saat membuka Rakerdasus, menilai semua kandidat yang melamar ke partainya baik dan mendapat dukungan dari masyarakat.
Hanya saja, untuk menentukan yang terbaik, bisa dilakukan dengan musyawarah dan berdasarkan hasil survei lembaga independen.Seperti diketahui, kandidat cagub/cawagub Bali yang mendaftarkan diri di DPD PDIP berjumlah 11 orang, termasuk 3 cawagub.
Mereka adalah, Made Mangku Pastika, Gede Winasa, Adi Wiryatama, Sudirta, Cok Ratmadi, Wayan Wita, Sang Nyoman Suwisma, dan AA Puspayoga. Para kandidat hadir kecuali Puspayoga. Tiga cawagub, yakni Damantra, Kusuma Putra, dan IGN Kesuma Kelakan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2603 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan