Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tantangan Terbesar Adalah Mengubah Perilaku
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu kandidat calon gubernur Bali, Made Mangku Pastika menegaskan, bahwa menjadi pemimpin yang demokratis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Ada satu hal yang sulit dipungkiri, yakni manusia itu pada dasarnya adalah konservatif, sehingga ada kecenderungan ingin mempertahankan segala sesuatu yang sudah biasa dilakukan, sekalipun itu sebuah kebiasaan yang jelek.
â€Sehingga tantangan terbesar yang harus dihadapi ke depan adalah diperlukan adanya perubahan perilaku yang sejalan dan konsisten dengan agenda reformasi dan tidak terjebak untuk menguilangi kesalahan-kesalahan masa lalu,†tandas Mangku Pastika saat tampil sebagai pembicara pada Seminar Manajemen Kepemimpinan yang diselenggarakan Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Balai, di Denpasar, Jumat (26/10).
Menurut Pastika yang kini sebagai Ketua Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN), pemimpin di era global dalam menata manajemen tidaklah cukup dilakukan dengan mengambil alternatif yang disukai semata-mata, apalagi sangat elitis, melainkan benar-benar telah melalui kajian yang memadai dan akurat.
“Seorang pemimpin semestinya senantiasa berusaha setiap saat untuk menciptakan, menemukan dan memelihara keunggulan untuk dikembangkan menjadi nilai-nilai, program dan produk yang bersifat kompetitif,†tandas Mangku Pastika.
Untuk itu, lanjut mantan Kapolda Balai ini, sangatlah diperlukan adanya kemampuan dari seorang pemimpin untuk mencermati berbagai isu strategis dengan tidak semata-mata memahaminya atas dasar kecurigaan belaka, melainkan dengan sikap positif yang dapat mendorong tumbuhnya inovasi, kreativitas dan sikap proaktif yang pada gilirannya nanti akan senantiasa menjaga keunggulan bangsa dan sekaligus berdampak pada penguatan pemberdayaan masyarakat.
Mangku juga menegaskan, bahwa Bali bukan mencari pejabat, melainkan membutuhkan seorang yang dapat dipercaya untuk mengemban amanat rakyat Bali, yang akan didudukkan sebagai pemimpin yang dengan segala upayanya mampu memajukan Bali, memberikan rasa aman, damai, nyaman, sejahtera dalam suasana kehidupan yang demokratis. (ana)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan