Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Profesor Wita Beberkan 7 Kelemahan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mantan Rektor Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Profesor Wayan Wita mencatat sedikitnya ada 7 kelemahan yang dihadapii Bali saat ini. Selain kelemahan, Wita yang ikut masuk bursa Bali-1 lewat PDIP ini, juga masih melihat ada 4 tantangan yang menghadang Bali.
Ke-7 kelemahan Bali itu, menurut Wita, adalah (1) Ketimpangan perkembangan pembangunan antar kabupaten/kota, antar sektor dan antar pedesaan perkotaan. (2) Kualitas sumber daya manusia yang belum merata dan belum memadai. (3) Jumlah penduduk miskin makin banyak, (4) Kerusakan lingkungan yang cukup besar.
Ke-5, masih lemahnya koordinasi penataan ruang yang memberikan implikasi kepada kurangnya penerapan Tri Hita Karana, (6) Kesadaran dan penegakan hukum masih lemah, (7) Terjadinya urbanisasi yang cukup deras,ujar Wita saat membawakan makalah berjudul Mewujudkan Bali Maju Berbudaya Indonesia Jaya, Indonesia Jaya Sejahtera pada Seminar Manajemen Kepemimpinan, di Denpasar Jumat (26/10).
Sementara 4 hal yang dikatagorikan Witra sebagai tantangan yang dihadapi Bali adalah, (1) Produk-produk hokum nasional belum konsisten, (2) Tingginya tingkat migrasi yang tidak terkendali, (3) Stabilitas nasional belum kondusif, dan (4) Pengaruh budaya luar yang cukup tinggi.
Selain itu, lanjut Wita, Bali juga memendam berbagai persoalan internal akibat transisi berbagai aspek kehidupan. Sementara Bali juga menjadi target berbagai tindakan terorisme global. Bali yang selama ini mengandalkan ekonominya dari sektor pariwisata budaya justru paling dulu terkena dampak negatif paristiwa-peristiwa tersebut.
Untuk mengatasi berbagai kelemahan dan tantangan itu bukanlah perkara mudah, melainkan harus melalui kerja keras dari seluruh komponen masyarakat Bali.
Program kerja yang ditawarkan Wita, antara lain, peningkatan jumlah dan mutu kelembagaan SDM (sumber daya manusia) serta sarana dan prasarana kesehatan, pendidikan, dan keagamaan. Peningkatan pemerataan pembangunan sumber daya dan infrastruktur antar wilayah, pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan dan jembatan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan