Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jelang KTT UNFCC, Bom Meledak di Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tapi jangan kaget dulu! Peledakan bom di Renon hanyalah simulasi belaka. Tujuannya adalah mempersiapkan pengamanan menjelang UNFCC di BICC Nusa Dua yang dihadiri 189 Kepala Negara.
Hadir dalam simulasi Kabang Binkam Mabes Polri, Komjen Pol. Drs. Iman Hariatna. Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, simulasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kekuatan fungsi dan tugas dimasing-masing satuan.
Dalam skenario simulasi, peristiwa peledakan itu sebelumnya sudah diantisipasi aparat kepolisian Polda Bali. Karena ada laporan, sebuah bom ditemukan di lahan kosong di Jalan Ir. Juanda, persis di timur lapangan Puputan Renon Denpasar.
Satuan Gegana dan Sampata Polda Bali langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan segera mengosongkan areal untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa. Polisi langsung memasang areal dengan police line agar masyarakat yang antusiasme menyaksikan penemuan bom, menjauh. Sementara, tim Jihandak (penjinak bahan peledak), berkostum putih-putih turun ke lokasi mengecek jenis bom yang diletakkan orang tidak bertanggung-jawab.
Informasi yang diterima petugas, kardus berisi bom mengandung zat kimia yang mematikan saraf otak manusia. Untuk itulah, petugas Jihandak sangat bersikap hati-hati mengecek isi kardus. Setelah yakin, bom tidak mengandung zat kimia, petugas langsung meledakkannya sekitar pukul 15.15 Wita.
Masih di lokasi yang sama, saat petugas membersihkan lokasi bom yang diletakkan di lahan kosong, satu jam kemudian, sekitar pukul 16.20 Wita, bom kembali meledak. Ini adalah bom bunuh diri yang dibawa seorang pemuda tak dikenal. Bom berbentuk kardus tersebut dipanggul dibahu, mirip membawa ransel. Kekuatan bom sangat dashyat namun tidak ada korban jiwa.
Polri dan unsur aparat lainnya harus benar-benar mampu memberikan rasa aman dalam sidang KTT nanti. Karena ini merupakan event penting dan menjaga nama baik bangsa Indonesia, ucapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan