Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang KTT UNFCC, Bom Meledak di Renon

Jumat, 23 November 2007, 18:55 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tapi jangan kaget dulu! Peledakan bom di Renon hanyalah simulasi belaka. Tujuannya adalah mempersiapkan pengamanan menjelang UNFCC di BICC Nusa Dua yang dihadiri 189 Kepala Negara.

 


Hadir dalam simulasi Kabang Binkam Mabes Polri, Komjen Pol. Drs. Iman Hariatna. Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, simulasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kekuatan fungsi dan tugas dimasing-masing satuan.


Dalam skenario simulasi, peristiwa peledakan itu sebelumnya sudah diantisipasi aparat kepolisian Polda Bali. Karena ada laporan, sebuah bom ditemukan di lahan kosong di Jalan Ir. Juanda, persis di timur lapangan Puputan Renon Denpasar.



Satuan Gegana dan Sampata Polda Bali langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan segera mengosongkan areal untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa. Polisi langsung memasang areal dengan police line agar masyarakat yang antusiasme menyaksikan penemuan bom, menjauh. Sementara, tim Jihandak (penjinak bahan peledak), berkostum putih-putih turun ke lokasi mengecek jenis bom yang diletakkan orang tidak bertanggung-jawab.

Informasi yang diterima petugas, kardus berisi bom mengandung zat kimia yang mematikan saraf otak manusia. Untuk itulah, petugas Jihandak sangat bersikap hati-hati mengecek isi kardus. Setelah yakin, bom tidak mengandung zat kimia, petugas langsung meledakkannya sekitar pukul 15.15 Wita.



Masih di lokasi yang sama, saat petugas membersihkan lokasi bom yang diletakkan di lahan kosong, satu jam kemudian, sekitar pukul 16.20 Wita, bom kembali meledak. Ini adalah bom bunuh diri yang dibawa seorang pemuda tak dikenal. Bom berbentuk kardus tersebut dipanggul dibahu, mirip membawa ransel. Kekuatan bom sangat dashyat namun tidak ada korban jiwa.

Polri dan unsur aparat lainnya harus benar-benar mampu memberikan rasa aman dalam sidang KTT nanti. Karena ini merupakan event penting dan menjaga nama baik bangsa Indonesia, ucapnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami