Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyelundupan Unggas Ke Bali Pakai Bus

Rabu, 28 November 2007, 18:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Disela-sela pembagian dana kompensasi kepada peternak unggas yang unggasnya dimusnahkan oleh Pemkab Jembrana, Plt. Kadis Perkutut, Ir. IGN Sandjaja menyampaikan perkembangan penanganan unggas terkait virus flu burung di Jembrana.

 

 

Kami telah melakukan langkah-langkah terstruktur dan terkoordinasi terkait dengan penanganan kasus flu burung ini. Hingga Oktober 2007 vaksin yang terserap mencapai 2,3 juta dosis lebih, beber Sandjaja.


Namun, menurut Sandjaja, yang perlu mendapat perhatian serius adalah lalu lintas unggas. Lalu lintas unggas merupakan salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian serius. Disinyalir masih ada oknum-oknum yang masih berusaha menyelundupkan unggas ke Bali. Ini dibuktikan pada 19 Nopember lalu, kami berhasil diamankan 127 ekor ayam di Pelabuhan Gilimanuk, jelas Sandjaja.



Sementara itu Penanggungjawab Karantina Hewan Wilayah Gilimanuk Drh. Putu Gede Widiarsa Putra dalam keterangannya menyatakan, modus operandi penyelundupan unggas dilakukan cukup rapi dengan menggunakan kendaraan bus.

Modus operandi penyelundupan sangat rapi. Biasanya memanfaatkan angkutan bus,kata Widiarsa. Untuk itu dirinya meminta bantuan dan kerjasama semua pihak terutama masyarakat Gilimanuk dan sekitarnya untuk mewaspadai uapaya penyelundupan unggas.



Siapapun yang melihat hal-hal yang mencurigakan terkait penyeberangan hewan terutama unggas, agar segera melaporkan Tim atau Petugas Karantina, ujar Widiarsa. Widiarsa juga mengingatkan, berdasarkan Perda Prov. Bali No. 44 Tahun 2005 pemasukan unggas masih tetap dilarang. Sesuai dengan perda tersebut, pemasukan unggas ke Bali tetap dilarang,  tegas Widiarsa. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami