Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Polisi Jaga Ketat Gereja Di Buleleng
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengantisipasi ancaman teror menjelang pelaksanaan Hari Raya Natal, Jajaran Polres Buleleng menjaga ketat seluruh Gereja yang ada di Kabupaten Buleleng serta melakukan penyisiran.
Sedikitnya 30 gereja di Kabupaten Buleleng, hingga pelaksanaan Kebaktian Hari Raya Natal mendapat pengawalan yang ketat dari kepolisian, langkah itu dilakukan sebagai pola mengantisipasi terjadinya ancaman maupun bahaya teror.
Kepala Bagian Opersional, Kabag Ops Polres Buleleng, AKP. Dewa Putu Arta, Jumat (21/12) siang di Mapolres Buleleng memaparkan, menjelang pelaksanaan Hari Raya Natal, seluruh kawasan di Bali Utara mendapat pengawasan dari polisi dengan berbagai kegiatan penyisiran.
“selain penyisiran diberbagai wilayah yang dianggap rawan, dalam proses pelaksanaan kebaktian, para umat kristen yang ke Gereja juga mendapat pemeriksaan secara ketat benda-benda yang dibawa,†papar Dewa Arta.
Upaya pemeriksaan yang dilakukan Jajaran Kepolisian untuk keamanan dan kenyamanan pelaksanaan kebaktian Hari Natal tersebut telah dikoordinasikan dengan Panitia Pelaksana di masing-masing gereja, sehingga kepada para umat yang melakukan persembahyangan diharapkan membawa peralatan persembahyangan seadanya.
Sementara dari data di Mapolres Buleleng menyebutkan, pengamanan Hari Raya Natal di Buleleng sedikitnya polisi telah menyiagakan 190 personil yang tersebar di sembilan Kecamatan dan pengamanan dilakukan dengan pola terbuka maupun tertutup. (sas)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang