Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Dua Kadus Main Keroyok Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Nasib sial menimpa Komang Darma, warga Dusun Bajangan, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, tadi siang dikeroyok dan dihajar Kadus Bajangan, Putu Budiasa dan Kadus Corot, Putu Budiarta serta Made Nurat.
Ironisnya, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan dihadapan sejumlah pejabat di Desa Dencarik, dua diantaranya Perbekal Desa Dencarik, I Made Suteja dan Kelian Desa Pakraman Dencarik, Ida Komang Oka di Kantor Desa Pakraman Dencarik yang digunakan sementara sebagai Kantor Perbekel Desa.
Dari aksi pengeroyokan dengan mendorong, menendang dan memukul korban Komang Darma yang dilakukan Kadus Bajangan, Putu Budiasa dan Kadus Corot, Putu Budiarta serta Made Nurat selanjutnya dilaporkan ke Mapolsektif Banjar.
“Awalnya saya dicari oleh Putu Sukirta alias Blonggah di Griya Ratu Peranda di Dencarik, karena sedang membicarakan piodalan. Beberapa saat kemudian saya dijemput oleh Putu Pingpong dan memaksa saya ke Kantor Desa Pakraman,“ ungkap Komang Darma di sela-sela pemeriksaan di Mapolsektif Banjar.
Komang Darma dengan menahan rasa sakit di bagian dada dan wajah menuturkan, setelah diinterograsi di salah satu ruangan di Kantor Desa Pakraman Dencarik, tiba-tiba saja ketiga pelaku, Kadus Bajangan, Putu Budiasa dan Kadus Corot, Putu Budiarta serta Made Nurat emosi dan mendorongnya, kemudian ditendang, dipukul serta diinjak-injak.
“Di hadapan Pak Mekel (Prebekel, red) dan Pak Kelian saya didorong, ditendang dan dipukul dan karena terjatuh saya diinjak-injak. Pengeroyokan ini saya duga terkait dengan rencana demo warga Desa Dencarik terkait kinerja Pemerintahan Desa Dencarik,“ papar Darma.
Mendapat perlakukan dengan aksi penganiayaan dan pengeroyokan itu, korban Komang Darma melaporkan Kadus Bajangan, Putu Budiasa dan Kadus Corot, Putu Budiarta serta Made Nurat dan Putu Pingpong ke Mapolsektif Banjar. Bahkan, dari hasil visum menunjukan adanya luka lebam dan memar di sekujur tubuh akibat pukulan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun