Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Abrasi di Pantai Lebih Mengkhawatirkan
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Penanggulangan abrasi di Pantai Lebih, Gianyar, ternyata masih belum maksimal. Buktinya, Pantai Lebih justru semakin mengkhawatirkan. Bahkan sejumlah rumah warga terancam terkena dampak dari abrasi.
Meskipun saat ini telah dibangun tanggul-tanggul pencegah abrasi yang bernilai ratusan milyar rupiah di sepanjang Pantai Lebih, namun belum sepenuhnya mampu mengurangi dampak abrasi di daerah ini. Ditambah lagi, di sepanjang tanggul yang telah dibangun, justru dipadati oleh warung-warung lesehan.
Made Ampuan, salah seorang warga setempat, mengaku khwatir dengan kondisi Pantai Lebih yang semakin parah. Ia khawatir, rumah-rumah warga yang ada di sekitar Lebih, akan terkena dampak abrasi.
“Kalau dibiarkan terus oleh pemerintah, bisa-bisa rumah warga sekitar rusak karena kena abrasi. Hal ini harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah,” tegas Ampuan.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Air Bali-Penida, Ir. Rai Yusha, mengaku hingga saat ini belum ditemukan formula yang tepat untuk mengatasi abrasi di Bali.
“Karakter pantai di setiap daerah kan berbeda-beda. Sebelum penanganan, kita perlu melakukan studi, dan tahapan-tahapan yang lain sebelum menggelontorkan proyek. Bahkan hingga saat ini kami belum berhasil menemukan teknologi yang tepat untuk mencegah abrasi,” ujar Rai Yusha. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun