Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Puluhan Orang Demo Tuntut Adili Soeharto dan Kroni

Denpasar

Senin, 21 Januari 2008, 15:48 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Puluhan mahasiswa di Denpasar Bali hari ini melakukan demo terkait kasus mantan Presiden Suharto. Mahasiswa meminta agar Presiden SBY dan Wapres JK agar bersikap tegas terhadap proses hukum Suharto. Menurut mereka, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroninya untuk mengelak dari proses hokum. 

Puluhan mahasiswa dari berbagai elemen yang menggelar demo ini tergabung dalam Aliansi Mahasiswa untuk Demokrasi dan HAM. Mereka berdemo di perempatan jalan Dewi Sartika dan Jalan Sudirman Denpasar.Dalam aksi demonya, para pendemo mengelar orasi secara bergantian. Selain itu mereka juga membentang beberapa poster dan spanduk.


Dalam aksi demo yang berjalan damai ini, para pendemo mengajukan 5 tuntutan. Tuntutan tersebut antara lain meminta pemerintahan SBY-JK agar bersikap tegas terhadap kasus hukum Suharto, dengan mencabut SP 3 dan mengadili Soeharto.

 



“Selama berkuasa 30 tahun, mantan Presiden Suharto telah melakukan korupsi senilai 150 hingga 350 Triliun Rupiah berdasarkan lembaga survey Stolen Asset Recovery. Selain itu, selama berkuasa soeharto juga bertanggung jawab atas beberapa kasus pelanggaran HAM,” kata Lucas, salah seorang pendemo.

Dengan berbagai pelanggaran hukum yang telah dilakukan, menurut pendemo, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroni-kroninya untuk menghindar dari proses hokum. Selain harus menjalani proses hukum, pendemo juga menuntut pemerintah agar menyita aset Suharto untuk kemakmuran rakyat Indonesia. (bob)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami