Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Puluhan Orang Demo Tuntut Adili Soeharto dan Kroni
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan mahasiswa di Denpasar Bali hari ini melakukan demo terkait kasus mantan Presiden Suharto. Mahasiswa meminta agar Presiden SBY dan Wapres JK agar bersikap tegas terhadap proses hukum Suharto. Menurut mereka, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroninya untuk mengelak dari proses hokum.
Puluhan mahasiswa dari berbagai elemen yang menggelar demo ini tergabung dalam Aliansi Mahasiswa untuk Demokrasi dan HAM. Mereka berdemo di perempatan jalan Dewi Sartika dan Jalan Sudirman Denpasar.Dalam aksi demonya, para pendemo mengelar orasi secara bergantian. Selain itu mereka juga membentang beberapa poster dan spanduk.
Dalam aksi demo yang berjalan damai ini, para pendemo mengajukan 5 tuntutan. Tuntutan tersebut antara lain meminta pemerintahan SBY-JK agar bersikap tegas terhadap kasus hukum Suharto, dengan mencabut SP 3 dan mengadili Soeharto.
“Selama berkuasa 30 tahun, mantan Presiden Suharto telah melakukan korupsi senilai 150 hingga 350 Triliun Rupiah berdasarkan lembaga survey Stolen Asset Recovery. Selain itu, selama berkuasa soeharto juga bertanggung jawab atas beberapa kasus pelanggaran HAM,” kata Lucas, salah seorang pendemo.
Dengan berbagai pelanggaran hukum yang telah dilakukan, menurut pendemo, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroni-kroninya untuk menghindar dari proses hokum. Selain harus menjalani proses hukum, pendemo juga menuntut pemerintah agar menyita aset Suharto untuk kemakmuran rakyat Indonesia. (bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang