Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ratusan Truk Barang Antre 2 Kilometer
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gelombang tinggi di perairan Selat Lombok mengganggu jadwal penyeberangan kapal ferry dari Pelabuhan Padangbai ke Lembar. Akibatnya ratusan truk barang berukuran besar tidak bisa menyeberang dan harus antre di Pelabuhan Padangbai selama 3 hingga 4 hari.
Antrean panjang truk pengangkut barang ukuran besar sudah mulai terlihat 2 kilometer menjelang masuk Pelabuhan Padangbai. Truk-truk ini kebanyakan berasal dari Pulau Jawa dengan tujuan Pulau Lombok dan Sumbawa.
Para supir truk barang mengaku sudah berada di Pelabuhan Padangbai antara 3 hingga 4 hari untuk menunggu penyeberangan ke Pulau Lombok. Mereka mengaku kelelahan menunggu sementara uang saku mereka sudah habis.“ 3 hari kerjanya makan tidur aja mas, uang sangu dari bos sudah habis,” kata Eko, supir truk dari Malang.
Tingginya gelombang di perairan Selat Lombok membuat jumlah kapal ferry yang menyeberang ke Pulau Lombok berkurang. Berdasarkan data kantor ASDP Padangbai, jumlah kapal ferry yang melayani penyebarangan kini hanya 4 hingga 6 trip per harinya, dari 18 kali trip di kondisi normal.
“ Kita belum bisa memprediksi kapan penyeberangan ke Lombok akan lancar. Dengan tinggi gelombang di Selat Lombok yang mencapai 4 meter, pihak Adpel juga tidak berani memberi ijin kepada kapal ferry pengangkut truk besar untuk menyeberang ke Pulau Lombok dengan alasan keselamatan,” kata Supervisor ASDP, Rai Bagus, hari ini.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2257 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1786 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun