Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Satriawati Sempat Mengeluh Sakit Sesak Nafas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sesosok mayat yang ditemukan di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Jumat (21/3) ternyata masih menyisakan cerita tersendiri bagi pihak keluarga. Mayat yang belakangan diketahui bernama Ni Luh Ketut Satriawati ini sempat mengeluhkan perihal penyakitnya kepada pihak keluarga. Pamam korban, Made Sugiasa yang ditemui di Ruang Pemulasaraan Jenasah RSUP Sanglah menuturkan, keponakannya sempat mengirim SMS kepada anaknya pada tanggal 13 Maret lalu, dan mengaku ia tidak tahan lagi dengan penyakit sesak nafas dan batuk yang dideritanya.
“Dia (Satriawati) sempat SMS anak saya dan bilang kalau dia sudah tidak tahan sama penyakit sesak nafas dan batuk-batuknya. Setahu saya, dia memang menderita sesak nafas yang kadang-kadang ada batuknya. Selain itu, dia juga sempat mengeluh sakit perut,” jelas Sugiasa. Ketika ditanya tentang firasat, Sugiasa mengaku sama sekali tidak mendapat firasat apapun. “Saya tidak mendapat firasat apapun sebelum dia meninggal. Saya sendiri terkejut kenapa dia sampai meninggal dengan cara seperti itu,” keluh Sugiasa.
Lebih lanjut Sugiasa mengatakan, saat ini dirinya dan keluarga korban bingung akan membawa jenazah kemana, pasalnya saat ini pihak keluarga tidak berani membawa jenazah pulang ke kampung halamannya karena ada upacara adat. “Sekarang sedang ada karya ngenteg linggih di desa. Kalau kami bawa jenazah pulang, pasti akan diprotes oleh krama desa, karena dia diduga meninggalnya karena ulah pati (bunuh diri, red). Apalagi hari ini puncak karya-nya,” tandas Sugiasa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun