Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Arjaya: Berbahaya Bila Sampai Pilkada Belum Dibayar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belum jelasnya pembayaran sisa uang pesangon sebesar 3 kali peraturan menteri tenaga kerja (PMTK) senilai Rp 21 miliar bagi 685 karyawan eks BDB dinilai bisa menimbulkan kerawanan keamanan di Bali, apalagi dalam waktu dekat akan digelar hajatan politik pilkada Bali Juli mendatang. “Kalau mereka yang 685 eks karyawan ini membuat suatu gerakan, bisa berbahaya,” tandas Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya, usai pertemuan di PN Denpasar, Selasa (8/4).
Untuk itu, Arjaya berharap Tim Likuidasi (TL) yang diketuai Made Deko Arjana bisa secepatnya membayarkan uang sisa pesangon yang menjadi hak eks karyawan BDB. Perjuangan ratusan eks karyawan BDB kembali digelar tadi pagi di kantor PN Denpasar. Mereka melakukan aksi damai. Sementara perwakilannya melakukan pertemuan dengan pihak terkait seperti Ketua Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Denpasar Nyoman Gede Wirya dan Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya, serta penasihat hukum karyawan Simon Nahak.
Dari pertemuan tersebut, Ketua PHI akan bersurat kepada Menteri Keuangan yang intinya menginginkan agar TL bisa segera membayarkan uang pesangon bagi eks karyawan. Surat PHI itu nantinya juga akan diperkuat rekomendasi dari DPRD Bali. “Tidak hanya bersurat saja, tapi kami juga akan ikut memberikan rekomendasi agar TL bisa segera membayarkan uang pesangon tersebut,” ujar Arjaya. Jika sampai pilkada Bali berlangsung belum juga terbayarkan, dia khawatir keamanan bisa terganggu.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan