Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Aneh, 2 Rumah Kosong Bisa Terbakar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua rumah kosong di Jalan Bisma, Denpasar, milik I Wayan Nuka (62), hangus terbakar. Namun, terbakarnya rumah korban semi permanen itu, menimbulkan keheranan. Pasalnya, bagaimana bisa rumah kosong tak berpenghuni dan tak dialiri listrik itu bisa terbakar ? Saksi mata menyebutkan, kobaran api muncul pertama kali pukul 11.30 wita.
Tapi, satu pun warga yang tidak mengetahui dari mana sumber apinya. ''Kepulan asap dan kobaran api tiba-tiba sudah membumbung tinggi,'' ungkap saksi di lokasi kejadian. Warga jadi panik dan berusaha memadamkan si jago merah. Cepatnya reaksi warga memadamkan api, karena rumah kosng yang terbakar, berdempetan dengan rumah warga lainnya. Warga menggunakan alat seadanya, untuk mengangkut air ke lokasi kebakaran. Tapi si jago merah terus membandel. Bukanya mengecil, tapi jilatan api kian membesar dan merembet ke rumah kosong yang satunya. ''Tiga rumah milik korban. Ketiganya kosong sejak lima tahun lalu. Tapi, satu rumah yang posisinya paling depan tidak kena dan selamat dari jilatan api,'' beber warga.
Sejumlah mobil PMK dikerahkan ke lokasi. Namun ruang gerak yang agak terbatas, membuat petugas kewalahan. Strategi penyemprotan hydrant ke titik api dilakukan dari dua arah (selatan dan timur). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jilatan api supaya tidak merembet ke rumah warga. Taktik yang diterapkan itu, ternyata membuahkan hasil yang maksimal. Bahkan, api berhasil dijinakkan setengah jam kemudian. Di lokasi kejadian, Kapolsek Denpasar Barat AKP IB Matra mengatakan, penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan. ''Kami masih perlu melakukan olah TKP. Hingga kini belum diketahui penyebabnya,'' jelasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun