Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Mukernas Ahmadiyah Diganti Silaturahmi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mukernas Ahmadiyah yang rencananya akan dimulai hari ini dibatalkan dan diganti dengan ajang silaturahmi antar Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Pembatalan agenda Mukernas ini karena tidak mendapat ijin dari Kapolda Bali. Sejak pagi ratusan Jemaat Ahmadiyah dari sekitar 200 cabang di Indonesia sudah berdatangan ke Wisma Bumi Asih Renon Denpasar. Mereka langsung naik ke lantai 3 Wisma Bumi Asih, tempat berlangsungnya pertemuan.
Pertemuan Jemaat Ahmadiyah di wisma ini berlangsung tertutup. Wartawan tidak diijinkan meliput di lantai 3 dan dijaga oleh beberapa orang panitia mukernas. Menurut keterangan pihak panitia, mukernas yang rencananya akan`dimulai pagi ini dibatalkan. Agenda Mukernas yang sedianya akan membahasa program kerja, AD/ART, dan berbagai persoalan Jemaat Ahmadiyah lainnya ditiadakan dan diganti dengan ajang silaturahmi antar jemaat.
“Kita persingkat, sesuai saran Kapolda,” kata Wahyu Ahmad, salah Seorang panitia mukernas. Pembatalan agenda Mukernas ini, menurut panitia karena tidak mendapat ijin dan atas saran dari Kapolda Bali Irjen Paulus Purwoko. Usai bersilaturahmi, para peserta Mukernas rencananya akan berekreasi ke beberapa obyek wisata di Bali seperti ke daerah Bedugul Tabanan.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1972 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1750 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1734 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1529 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun