Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Manajer Ops: Itu

Rabu, 23 April 2008, 17:55 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pihak PT Air Bali membantah kalau pesawat helikopternya dikatakan jatuh di areal ladang dekat pantai Lebih Gianyar, Rabu (23/4). Dia mengklarifikasi bahwa pesawat yang biasa digunakan melayani paket tur udara bagi wisatawan itu melakukan pendaratan darurat (emergency landing).

“Jadi tak benar pesawat itu jatuh dari udara saat terbang. Sang pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat karena ada gangguan pada pesawatnya,” papar Operasional Manager PT Air Bali, Wayan Patra saat dikonfirmasi Beritabali.com, petang ini. Menurut Patra, dalam dunia penerbangan memang lumrah dikenal adanya pendaratan darurat.

Artinya, ada toleransi waktu sekitar 30 detik untuk menyelamatkan penerbangan ketika ada tanda-tanda ada gangguan pada pesawat. Itu pula sebabnya, 4 penumpang berikut pilotnya Darwis Witono (bukan Suitono seperti berita sebelumnya) selamat. Namun saat ditanya sebab-sebab sampai dilakukannya pendaratan darurat, Patra menyerahkan kepada tim KNKT (komite Nasional Keselamatan Transportasi) yang segara
akan melakukan penyelidikan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami