Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Mahasiswa Bakar Foto SBY Depan Kampus Unud
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi demo menolak kenaikan harga BBM hari ini memanas. Usai berdemo mahasiswa membakar foto SBY-JK di depan kampus Universitas Udayana. Aksi ini tidak diketahui oleh aparat keamanan. Awalnya, para mahasiswa melakukan aksi demonya di perempatan jalan Dewi Sartika Denpasar, atau di perempatan Matahari. Demo menolak kenaikan BBM di tempat ini dijaga sejumlah aparat termasuk satu pleton dalmas Poltabes Denpasar.
Usai berdemo di perempatan jalan Dewi Sartika, para pendemo kemudian balik ke kampus Unud. Di depan pintu masuk Unud, para pendemo kemudian kembali melakukan aksi dengan membentuk lingkaran. Sambil menyanyi dan meneriakkan yel-yel penolakan kenaikan BBM, para pendemo kemudian membakar poster yang berisi foto SBY-JK.
Aksi ini sempat mengundang perhatian pengguna jalan di Jalan Sudirman Denpasar, atau depan kampus Unud. Api kemudian dipadamkan satpam kampus Unud dengan menggunakan ember berisi air, setelah para pendemo bubar. Usai aksi pembakaran, sejumlah aparat keamanan berpakaian sipil, baru berdatangan ke depan kampus Unud. “Tadi ada pembakaran foto SBY ya mas?” tanya seorang aparat yang baru tiba di depan kampus Unud.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1841 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1746 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun