Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
“Biar Ditembak, Saya Tak Akan Ngaku Menyodomiâ€
Denpasar
Kamis, 29 Mei 2008,
18:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Toni Sucipto, bapak yang tega membunuh anaknya membantah tuduhan telah memperkosa dan menyodomi anaknya. Dia mengaku heran kenapa putrinya bisa mendapat luka lecet akibat penetrasi benda tumpul di bagian alat kelamin dan dubur.
“Petugas sudah menyuruh saya untuk berkata jujur. Semua sudah saya sampaikan apa adanya. Tapi kalau disuruh ngaku memperkosa anak, saya tidak mau. Meski saya mati di sini, meski saya mati ditembak di sini (Poltabes Denpasar) saya tetap tidak mau mengaku,†kata Toni kepada wartawan yang mewancarainya hari ini (29/05).
Dalam wawancara, Toni menegaskan bahwa pembunuhan yang dilakukan sudah direncanakan sebelumnya. Dia mengaku membunuh karena kalut akibat banyak masalah dan terlilit hutang.
“Awalnya saya berniat bunuh diri bersama kedua anak saya. Tapi saya kemudian kasihan dengan anak saya yang nomor dua, dia belum tahu apa-apa,†ujarnya.
Toni Sucipto membunuh putri kandungnya, Sekar Mayang Ramadani (8), di Vila Diana Bali, Jalan Kresna Ulur, Seminyak Kuta, 7 November 2007 .
Ia kemudian dibekuk satuan Reskrim Poltabes Denpasar di Jember Jawa Timur 24 Mei lalu, setelah menghilang selama 6 bulan. (bob).
“Petugas sudah menyuruh saya untuk berkata jujur. Semua sudah saya sampaikan apa adanya. Tapi kalau disuruh ngaku memperkosa anak, saya tidak mau. Meski saya mati di sini, meski saya mati ditembak di sini (Poltabes Denpasar) saya tetap tidak mau mengaku,†kata Toni kepada wartawan yang mewancarainya hari ini (29/05).
Dalam wawancara, Toni menegaskan bahwa pembunuhan yang dilakukan sudah direncanakan sebelumnya. Dia mengaku membunuh karena kalut akibat banyak masalah dan terlilit hutang.
“Awalnya saya berniat bunuh diri bersama kedua anak saya. Tapi saya kemudian kasihan dengan anak saya yang nomor dua, dia belum tahu apa-apa,†ujarnya.
Toni Sucipto membunuh putri kandungnya, Sekar Mayang Ramadani (8), di Vila Diana Bali, Jalan Kresna Ulur, Seminyak Kuta, 7 November 2007 .
Ia kemudian dibekuk satuan Reskrim Poltabes Denpasar di Jember Jawa Timur 24 Mei lalu, setelah menghilang selama 6 bulan. (bob).
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026