Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Suryani Institut Tangani Penderita Gangguan Jiwa

Singaraja

Minggu, 1 Juni 2008, 19:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pemerintah Kabupaten Buleleng dinilai kurang memberikan respon dalam menangani warganya yang menderita gangguan jiwa, sehingga Tim Suryani Institut, Minggu (1/6) turun tangan langsung melakukan pengobatan terhadap sebelas warga di Buleleng.



"Peran pemerintah disini masih kurang dalam menangani warganya yang terkena gangguan jiwa, padahal harapan untuk hidup layak bagi pendeirta gangguan jiwa masih terbuka lebar jika pemerintah mau serius dalam menangani para penderita gangguan jiwa ini masih bisa dilakukan, apalagi masalah dana perawatan menjadi kendala bagi pihak keluarga," ungkap Psikiater LK Suryani disela-sela melakukan terapi kepada penderita gangguan jiwa.



Sebelas warga Buleleng yang terdeteksi mengalami gangguan jiwa masing-masing di desa Petemon empat orang, Banyuning satu orang, Bungkulan empat orang dan desa Sangsit sebanyak dua orang.

"Hari ini kita sudah tangani sebelas orang, dan upaya ini akan terus berlanjut," ujar LK Suryani.


Sebelumnya, dinilai membahayakan akibat mengalami gangguan jiwa, empat warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt dipasung sejak dua puluh tahun lalu, mereka diantaranya, Putu Antasa (50) warga Dusun Uma, I Gusti Ayu Diahmika (55), warga Dusun Jeroan, serta kakak beradik Kadek Pradnyan (35) dan Komang Anggreni (21), warga Dusun Pemaron (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami