Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Suryani Institut Tangani Penderita Gangguan Jiwa
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng dinilai kurang memberikan respon dalam menangani warganya yang menderita gangguan jiwa, sehingga Tim Suryani Institut, Minggu (1/6) turun tangan langsung melakukan pengobatan terhadap sebelas warga di Buleleng.
"Peran pemerintah disini masih kurang dalam menangani warganya yang terkena gangguan jiwa, padahal harapan untuk hidup layak bagi pendeirta gangguan jiwa masih terbuka lebar jika pemerintah mau serius dalam menangani para penderita gangguan jiwa ini masih bisa dilakukan, apalagi masalah dana perawatan menjadi kendala bagi pihak keluarga,"Â ungkap Psikiater LK Suryani disela-sela melakukan terapi kepada penderita gangguan jiwa.
Sebelas warga Buleleng yang terdeteksi mengalami gangguan jiwa masing-masing di desa Petemon empat orang, Banyuning satu orang, Bungkulan empat orang dan desa Sangsit sebanyak dua orang.
"Hari ini kita sudah tangani sebelas orang, dan upaya ini akan terus berlanjut," ujar LK Suryani.
Sebelumnya, dinilai membahayakan akibat mengalami gangguan jiwa, empat warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt dipasung sejak dua puluh tahun lalu, mereka diantaranya, Putu Antasa (50) warga Dusun Uma, I Gusti Ayu Diahmika (55), warga Dusun Jeroan, serta kakak beradik Kadek Pradnyan (35) dan Komang Anggreni (21), warga Dusun Pemaron (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan