Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Cagub Anggap Isu Lingkungan Kurang
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari lingkungan hidup se-dunia di Denpasar Bali diperingati dengan cara sedikit berbeda. Puluhan aktivis peduli lingkungan menggelar kampanye untuk tidak memilih gubernur perusak lingkungan hidup, pada pilkada Bali 9 Juli mendatang.
Kampanye dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini diikuti puluhan aktivis peduli lingkungan hidup di Bali. Aksi damai ini digelar di perempatan jalan Dewi Sartika Denpasar dengan dijaga sejumlah aparat keamanan.
Dalam aksi demonya, para pendemo menyerukan kepada seluruh warga yang lewat agar berhati-hati dalam memilih Gubernur Bali dalam pilkada 9 Juli mendatang. Dalam memilih gubernur, warga diminta untuk memperhatikan rekam jejak calon gubernur terutama yang terkait kasus pengrusakan lingkungan.
Selain melihat rekam jejak calon gubernur, warga juga diminta memantau asal dana kampanye serta visi misi gubernur. Pada akhir demo warga diminta untuk tidak memilih calon gubernur yang dinilai berpotensi untuk melakukan pengerusakan lingkungan di Bali.
"Aksi ini untuk memberi pendidikan politik kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin Bali ke depan. Kerusakan lingkungan di Bali sekarang sudah tambah parah, baik dari segi kualitas maupun kuantitas," kata Agung Wardhana, Direktur Eksekutif Walhi Bali, Kamis (5/6).
Pada pilgub Bali 9 Juli mendatang, terdapat 3 pasangan calon yang akan bertarung memperebutkan kursi gubernur. Menurut catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi Bali, ketiga calon gubernur ini belum memasukkan isu lingkungan hidup dalam program kerja serta visi dan misi mereka.
“Selama ini isu lingkungan hidup masih dianggap kurang seksi sehingga tak satu pun calon gubernur memasukkannya ke dalam visi dan misi serta program kerjanya. Oleh karena itu rakyatlah yang harus mendorong isu lingkungan ini untuk diakomodir calonnya,†ujar Andi Astina, salah seorang aktivis lingkungan. (bob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan