Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Siswa SD Protes Illegal Logging
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seratus lebih siswa sekolah dasar ikut ambil bagian dalam lomba gambar bertema pelestarian lingkungan di Denpasar Bali. Dalam lomba ini, para siswa sekolah dasar ini memprotes ilegal logging atau penebangan liar karena dianggap merusak lingkungan serta mengurangi sumber mata air untuk kehidupan.
Lomba gambar bertema “Menjaga Air Sumber Kehidupan” ini digelar di Sanur Denpasar Bali, Minggu (8/6). Lomba ini diikuti sekitar 150 siswa sekolah dasar dari beberapa kabupaten yang ada di Bali.
Dalam lomba ini, setiap peserta diberi waktu selama 3 jam untuk menyelesaikan karya gambarnya. Mereka juga diberi kebebasan berekspresi, untuk menggambarkan kondisi alam Indonesia sesuai imajinasinya masing-masing.
Salah seorang peserta dalam lomba ini adalah Gek Mita, siswi sekolah dasar di Denpasar. Dalam gambar yang dibuatnya, Gek Mita melukiskan kondisi alam yang sudah mulai lestari setelah sebelumnya dirusak manusia. Lewat gambar yang dibuat, Gek Mita menyampaikan pesan agar manusia lebih bijak memperlakukan alam dan ikut menjaga kelestarian alam terutama hutan.
“Alam sekarang sudah banyak yang rusak, terutama hutan-hutan di Indonesia. Oleh karena itu pelestarian alam seperti reboisasi hutan perlu ditingkatkan,” kata Gek Mita, yang didampingi ibunya.
Pesan senada juga disampaikan peserta lainnya Made Adi Candra. Lewat gambar hutan dan sungai yang dibuatnya, Made ingin menyampaikan pesan agar manusia tidak menebang hutan sembarangan karena dapat menghilangkan sumber mata air yang berguna bagi kehidupan manusia.
“Sebaiknya hutan-hutan yang ada saat ini tidak ditebangin sembarangan, karena akan merusak sumber mata air yang ada,” ujar Made.
Lomba gambar untuk siswa SD yang digelar di Sanur ini merupakan bagian dari kampanye Tahun Sanitasi Internasional.
“Lewat lomba ini, anak-anak diharapkan mendapat edukasi tentang menjaga air sebagai sumber kehidupan, dimana salah satunya dapat dilakukan dengan cara konservasi sumber daya alam,” jelas panitia lomba ini, Dwityo Akoro Soeranto. (ctg)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan