Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Empat Buruh Bonyok Dihajar Warga
Seminyak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Puluhan warga Seminyak beradu fisik dengan sejumlah buruh di Kawasan Vila Tata, Seminyak, Kuta. Akibat bentrokan ini, empat buruh mengalami luka bonyok akibat amukan warga.
Menurut informasi di lapangan, pemicu kemarahan warga setempat karena mereka tidak terima adanya perusakan yang dilakukan para buruh di salah satu rumah warga.
Senin (16/6), mereka kemudian menyerbu Villa Tata untuk mencari buruh yang diduga sebagai pelaku perusakan.
“Puluhan warga setempat, datang bergerombol ke Villa untuk melakukan penyerangan,” jelas sumber.
Kedatangan puluhan warga yang datang tanpa membawa senjata tajam, tak pelak membuat kaget para buruh yang sedang bergerombol.
Bentrok fisik pun terjadi. Dari perkelahian tak seimbang itu, empat buruh memar dihajar warga. Melihat kondisi tak seimbang, buruh lainnya memilih melarikan diri.
Dari data yang dihimpun di kepolisian Polsek Kuta, empat buruh Villa yang menjadi korban pemukulan yakni : Sawi (49), Mukit Van Regal (33), Dedi (21) dan Syamsul Hadi (20).
Keempat buruh itu berdomisili di Jalan Drupadi No 3, Seminyak, Kuta.
Kapolsek Kuta AKP beni Murjayanto SiK, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pasalnya, adu fisik terjadi tanpa menggunakan senjata tajam. Agar tidak terjadi bentrok susulan, polisi langsung mendamaikan kedua belah pihak yang berkelahi.
”Kedua belah pihak sepakat tidak saling serang. Sementara ini proses hukum tetap jalan,” ucap mantan Kasatreskrim Polres Tabanan ini. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang