Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polres Badung Bentuk Tim Khusus

Mengwi

Kamis, 19 Juni 2008, 18:25 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Tingginya angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), membuat Polres Badung gerah. Untuk menekan lonjakan kasus curanmor, Polres Badung membentuk tim terpadu melibatkan Polsek-polsek dan anggota Bhayangkari.

Pembentukan tim terpadu mengusut tuntas kasus curanmor, dijelaskan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah kepada Kapolda Bali Irjen Pol Asikin Husein SH, saat kunjungan kerja Kapolda di mapolres Badung, Kamis (19/6).

Dalam paparan Kapolres, dijelaskan, kasus curanmor adalah kasus yang paling menonjol, kurun waktu bulan Januari hingga Mei. Dua bulan saja, terjadi peningkatan dua kasus.

“Bulan April terjadi 4 kasus pencurian kendaraan bermotor. Bulan Mei meningkat menjadi 6 kejadian,” ungkapnya.

Untuk melakukan penekanan terhadap tingginya laju pencurian kendaraan bermotor, Kapolres mengatakan, Polres Badung telah membentuk tim khusus penanganan curanmor. Tim bentukan ini melibatkan jajaran Polsek – Polsek dan anggota Bhayangkari.

“Walau bhayangkari dilibatkan, Polres Badung belum menemukan pelakunya. Penekanan tetap dilakukan,” ucapnya.

Mantan Dansat Brimob Polda Bali ini menuturkan, penanganan kasus curanmor tidak hanya melibatkan jajaran polsek dan Bhayangkari. Akan tetapi, berbagai upaya penanganan juga dilakukan.

Antara lain, mendata dan menyelidiki pelaku residivis yang berada di dalam dan diluar Lapas Kerobokan. Berkoordinasi dengan wilayah perbatasan, seperti Tabanan, Gianyar, Poltabes untuk mencegah aksi para pelaku.

Yang paling penting, berkoordinasi dengan pelabuhan Gilimanuk untuk mendeteksi ciri-ciri pelaku dan jenis kendaraan yang dibawa.

“Penyelidikan terhadap jual beli barang rongsokan juga dilakukan, untuk menekan tingginya kasus curanmor di wilayah Polres Badung,” sebutnya.

Dalam paparan lainnya, Kapolres mengatakan, tindak kriminalitas yang terjadi di sejumlah Polsek, yang berada di wilayah Polres Badung, masing-masing memiliki variasi kerawanan.

“Seperti Polsek Petang yang dalam hal ini rawan akan bencana alam. Polsek Mengwi, sabung ayam banyak dan berkedok tabu rah. Kalau sudah 3 set kita bubarkan. Tapi mereka kadang ngeyel dan kita harus bubarkan,” tegas Kapolres.

Bagi Polsek Abiansemal, tensi kerawanan terletak pada bentrok antar wilayah. Sementara Polsek Kuta Utara, rawan akan pencurian dan peredaran uang palsu.

Potret kecelakaan lalu–lintas adalah fenomena yang menakutkan di wilayah Polres Badung. Buktinya, dalam pemaparan Kapolres, terhitung dari Bulan Januari hingga Bulan Mei 2008, korban meninggal sia-sia di jalan raya mencapai 19 orang, 39 luka berat dan 28 luka ringan. Dengan kerugian material mencapai 86 juta.

Sementara itu, rawannya kecelakaan lalu-lintas, cenderung didukung banyaknya pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan. Praktisnya, sejak lima bulan belakangan terdapat 3663 pelanggaran. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami