Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Polres Badung Bentuk Tim Khusus
Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tingginya angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), membuat Polres Badung gerah. Untuk menekan lonjakan kasus curanmor, Polres Badung membentuk tim terpadu melibatkan Polsek-polsek dan anggota Bhayangkari.
Pembentukan tim terpadu mengusut tuntas kasus curanmor, dijelaskan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah kepada Kapolda Bali Irjen Pol Asikin Husein SH, saat kunjungan kerja Kapolda di mapolres Badung, Kamis (19/6).
Dalam paparan Kapolres, dijelaskan, kasus curanmor adalah kasus yang paling menonjol, kurun waktu bulan Januari hingga Mei. Dua bulan saja, terjadi peningkatan dua kasus.
“Bulan April terjadi 4 kasus pencurian kendaraan bermotor. Bulan Mei meningkat menjadi 6 kejadian,” ungkapnya.
Untuk melakukan penekanan terhadap tingginya laju pencurian kendaraan bermotor, Kapolres mengatakan, Polres Badung telah membentuk tim khusus penanganan curanmor. Tim bentukan ini melibatkan jajaran Polsek – Polsek dan anggota Bhayangkari.
“Walau bhayangkari dilibatkan, Polres Badung belum menemukan pelakunya. Penekanan tetap dilakukan,” ucapnya.
Mantan Dansat Brimob Polda Bali ini menuturkan, penanganan kasus curanmor tidak hanya melibatkan jajaran polsek dan Bhayangkari. Akan tetapi, berbagai upaya penanganan juga dilakukan.
Antara lain, mendata dan menyelidiki pelaku residivis yang berada di dalam dan diluar Lapas Kerobokan. Berkoordinasi dengan wilayah perbatasan, seperti Tabanan, Gianyar, Poltabes untuk mencegah aksi para pelaku.
Yang paling penting, berkoordinasi dengan pelabuhan Gilimanuk untuk mendeteksi ciri-ciri pelaku dan jenis kendaraan yang dibawa.
“Penyelidikan terhadap jual beli barang rongsokan juga dilakukan, untuk menekan tingginya kasus curanmor di wilayah Polres Badung,” sebutnya.
Dalam paparan lainnya, Kapolres mengatakan, tindak kriminalitas yang terjadi di sejumlah Polsek, yang berada di wilayah Polres Badung, masing-masing memiliki variasi kerawanan.
“Seperti Polsek Petang yang dalam hal ini rawan akan bencana alam. Polsek Mengwi, sabung ayam banyak dan berkedok tabu rah. Kalau sudah 3 set kita bubarkan. Tapi mereka kadang ngeyel dan kita harus bubarkan,” tegas Kapolres.
Bagi Polsek Abiansemal, tensi kerawanan terletak pada bentrok antar wilayah. Sementara Polsek Kuta Utara, rawan akan pencurian dan peredaran uang palsu.
Potret kecelakaan lalu–lintas adalah fenomena yang menakutkan di wilayah Polres Badung. Buktinya, dalam pemaparan Kapolres, terhitung dari Bulan Januari hingga Bulan Mei 2008, korban meninggal sia-sia di jalan raya mencapai 19 orang, 39 luka berat dan 28 luka ringan. Dengan kerugian material mencapai 86 juta.
Sementara itu, rawannya kecelakaan lalu-lintas, cenderung didukung banyaknya pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan. Praktisnya, sejak lima bulan belakangan terdapat 3663 pelanggaran. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan