Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Polres Badung Bentuk Tim Khusus
Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tingginya angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), membuat Polres Badung gerah. Untuk menekan lonjakan kasus curanmor, Polres Badung membentuk tim terpadu melibatkan Polsek-polsek dan anggota Bhayangkari.
Pembentukan tim terpadu mengusut tuntas kasus curanmor, dijelaskan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah kepada Kapolda Bali Irjen Pol Asikin Husein SH, saat kunjungan kerja Kapolda di mapolres Badung, Kamis (19/6).
Dalam paparan Kapolres, dijelaskan, kasus curanmor adalah kasus yang paling menonjol, kurun waktu bulan Januari hingga Mei. Dua bulan saja, terjadi peningkatan dua kasus.
“Bulan April terjadi 4 kasus pencurian kendaraan bermotor. Bulan Mei meningkat menjadi 6 kejadian,” ungkapnya.
Untuk melakukan penekanan terhadap tingginya laju pencurian kendaraan bermotor, Kapolres mengatakan, Polres Badung telah membentuk tim khusus penanganan curanmor. Tim bentukan ini melibatkan jajaran Polsek – Polsek dan anggota Bhayangkari.
“Walau bhayangkari dilibatkan, Polres Badung belum menemukan pelakunya. Penekanan tetap dilakukan,” ucapnya.
Mantan Dansat Brimob Polda Bali ini menuturkan, penanganan kasus curanmor tidak hanya melibatkan jajaran polsek dan Bhayangkari. Akan tetapi, berbagai upaya penanganan juga dilakukan.
Antara lain, mendata dan menyelidiki pelaku residivis yang berada di dalam dan diluar Lapas Kerobokan. Berkoordinasi dengan wilayah perbatasan, seperti Tabanan, Gianyar, Poltabes untuk mencegah aksi para pelaku.
Yang paling penting, berkoordinasi dengan pelabuhan Gilimanuk untuk mendeteksi ciri-ciri pelaku dan jenis kendaraan yang dibawa.
“Penyelidikan terhadap jual beli barang rongsokan juga dilakukan, untuk menekan tingginya kasus curanmor di wilayah Polres Badung,” sebutnya.
Dalam paparan lainnya, Kapolres mengatakan, tindak kriminalitas yang terjadi di sejumlah Polsek, yang berada di wilayah Polres Badung, masing-masing memiliki variasi kerawanan.
“Seperti Polsek Petang yang dalam hal ini rawan akan bencana alam. Polsek Mengwi, sabung ayam banyak dan berkedok tabu rah. Kalau sudah 3 set kita bubarkan. Tapi mereka kadang ngeyel dan kita harus bubarkan,” tegas Kapolres.
Bagi Polsek Abiansemal, tensi kerawanan terletak pada bentrok antar wilayah. Sementara Polsek Kuta Utara, rawan akan pencurian dan peredaran uang palsu.
Potret kecelakaan lalu–lintas adalah fenomena yang menakutkan di wilayah Polres Badung. Buktinya, dalam pemaparan Kapolres, terhitung dari Bulan Januari hingga Bulan Mei 2008, korban meninggal sia-sia di jalan raya mencapai 19 orang, 39 luka berat dan 28 luka ringan. Dengan kerugian material mencapai 86 juta.
Sementara itu, rawannya kecelakaan lalu-lintas, cenderung didukung banyaknya pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan. Praktisnya, sejak lima bulan belakangan terdapat 3663 pelanggaran. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3763 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1702 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang