Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Prof. Suryani: "Lihat Kemampuan dan Kapabilitasnya"
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menguatnya isu kesetaraan dan gender, ternyata masih banyak perempuan yang malu-malu. Perempuan maju jangan dikaitkan dengan keberadaannya sebagai istri seseorang atau status sosialnya, namun dilihat dari kemampuan dan kapabilitasnya. Demikian disampaikan Prof Dr. dr. LK Suryani SpKj pada forum diskusi bertajuk "Perempuan Dalam Politik Sebuah Dilema : Antara Aturan dan Realita" Sabtu (26/7) di Gedung Santi Graha Denpasar.
Diskusi menghadirkan anggota KPU Bali Ketut Lanang Sukawati Perbawa SH MH, anggota DPD RI Dra Ida Ayu Agung Mas serta Prof Dr. dr. LK Suryani SpKj. Diskusi terbatas diikuti para kader dan caleg perempuan berbagai partai politik, akademisi, tokoh perempuan dan mahasiswa.
Prof Suryani menegaskan di tengah menguatnya isu kesetaraan dan gender, masih banyak perempuan yang malu-malu."Budaya Bali sejak dulu memberikan peluang dan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk maju dan berjuang menjadi pemimpin," jelasnya.
Apalagi kuota 30% dalam legislatif menjadi motivasi perempuan untuk maju. "Malah ketika perempuan maju, justru dicibir dan "dihadang" oleh kaum perempuan sendiri," tegasnya.
Lebih jauh Prof Suryani menegaskan bahwa ketika perempuan maju jangan dikaitkan dengan keberadaannya sebagai istri seseorang atau status sosialnya. "Namun lihat kemampuan dan kapabilitasnya," ujar aktivis perempuan ini. Jika memang mempunyai kualitas dan kemampuan sebagai pemimpin, kenapa harus dicemooh atau dicegah.
Sedangkan KPU Bali Lanang Perbawa menambahkan perlu dibuka kesempatan dan ruang bagi perempuan untuk memimpin. "Sampai saat ini belum pernah ada pemimpin daerah wanita di Bali, kenapa tidak kita coba?," jelasnya. Apalagi dinilainya ada beberapa figur yang cukup mendapat dukungan masyarakat dan mempunyai kemampuan yang memadai. (ayu)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun