Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kasus Eksekusi Amrozy Cs Tarik Ulur
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Proses eksekusi terhadap tiga terpidana mati (Amrozy, Imam Samudra dan Ali Gufron) masih tarik ulur. Proses eksukusi dipastikan akan terhambat menyusul pengajuan uji materiil UU nomor 2/PNPS/1964 mengenai tata cara pelaksanaan eksekusi oleh Tim Pembela Muslim atau TPM.
Hal ini diakui Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dewa Putu Alit Adnyana. Namun, Adnyana memastikan tidak akan menunggu keputusan Mahkamah Agung (MK). "Jelas pengujian uji materiil ini akan menghambat proses eksekusi, tapi kami tidak akan menunggu hasil MK," ujar Dewa Putu Alit Adnyana, Kamis (7/8)
Dewa Alit Adnyana menegaskan, Kejaksaan Tinggi Bali hingga saat ini sudah merampungkan administrasi mengenai berita acara eksekusi Amrozy Cs. Berkas administrasi tersebut terdiri dari Berita Acara Pemberitahuan Eksekusi, Berita Acara Pengeluaran Tahanan hingga Berita Acara Otopsi.
Menurut Alit Adnyana, seluruh berkas administrasi telah dikirim ke Kejaksaan Agung. Terpidana mati bom Bali Amrozy Cs mengajukan uji materiil tentang tata cara pelaksanaan eksekusi pada hari Rabu (6/8) lalu.
Pengajuan uji materiil ini dilakukan oleh tim penasehat hukum yang tergabung dalam Tim Pembela Muslim karena mereka menilai Undang-Undang tentang eksekusi mati melanggar pasal 28i ayat 1 UU 1945. (Mlt)
Sumber Foto : Associate Press (AP)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan