Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Sembilan Korban Kerap "Digauli" Paksa
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jumlah korban tindak pidana pencabulan yang mengarah pada aksi Pedofilia yang dilakukan Granfield Philip Robert (61) Warga Negara Australia, Rabu (13/8) kembali bertambah menjadi sembilan orang. Bahkan dalam pemeriksaan terungkap, dalam melancarkan aksinya menggauli para remaja itu, Philip kerap melakukannya dengan paksa.
"Bertambah lagi korbannya, dari lima, kemudian tambah dua, dan sekarang tambah lagi dua, sehingga jadi 9. Dari pengakuan korban yang baru yakni S dan E diketahui, pelaku dalam aksinya sering memaksa bahkan disertai dengan ancaman," ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Dua korban yang menjadi pelampiasan hasrat seks menyimpangan warga Aussie tersebut, yakni S (16) dan E (17), secara intensif masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng.
"Ini masih kita kembangkan, bahkan disebut-sebut adaya seorang penghubung dalam aksi yang dilakukan pelaku, orang lokal Singaraja dengan inisial Y, ini masih kita kejar," ujar Sudirsa.
Dari pengembangan kasus pencabulan yang mengarah pada pedofilia di Mapolres Buleleng, polisi nampaknya akan kembali menambah adanya satu tersangka dengan keterlibatal "local boy", yang aktif memberikan jatah kepada Philip.
"Ini masih kita kembangkan tunggu saja hasilnya," papar Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Sembilan korban Philip yang sudah diperiksa diantaranya AR (18), WR(18), ND (16), SG (16), AS (19), WD (17), DD (17), S (16) dan E (17). Sebagian besar diantaranya merupakan pelajar yang duduk dibangku SMA dan SMP. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli