Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Paguyuban Bali-Lampung "Nunas Tirta" ke Pura Besar
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Memperingati 50 tahun menjalani hidup di luar Bali dengan bertransmigrasi ke Lampung tepatnya di Desa Rama Dewa, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, beberapa tokoh masyarakat setempat yang dipimpin I Komang Koheri, yang juga selaku ketua paguyuban Bali Lampung nunas tirta atau memohon air suci ke sejumlah Pura Besar di Bali.
Rombongan yang tiba di Bali, Sabtu (23/8) sore kemarin rencananya akan berada di Bali selama empat hari.
Komang Koheri yang juga tokoh krama Desa Rama Dewa, Minggu (24/8) menjelaskan, tujuannya ke Bali kali ini dalam rangkaian Karya Agung "Ngenteg Linggih" di Pura Puseh Desa Rama Dewa, Kecamatan Seputih Rama, Lampung Tengah.
"Karya agung ngenteg linggih ini kita gelar mengingat sudah 50 tahun warga Bali merantau di Lampung, sekaligus melangsungkan upacara "ngenteng linggih" di Pura Puseh kami," jelasnya.
Tujuan utama "mendak tirta" atau memohon air suci antara lain di sejumlah Pura Besar di Bali seperti Pura Luhur Lempuyang, Pura Besakih, Pura Batur, Pura Andakasa, Pura Goa Lawah, Pura Batukaru, Pura Tanah Lot, Pura Batukaru.
"Tirta (air suci) itu akan kami bawa ke Lampung sebagai "paica" (berkah) agar upacara yang kami gelar berjalan lancar," jelasnya seraya menambahkan puncak karya yang akan digelar tanggal 13 dan 14 September 2008 mendatang.
Selain mendak tirta ke sejumlah Pura-Pura besar di Bali, tujuan kedatangan rombongan ini ke Bali juga untuk bertemu dengan Gubernur Bali.
"Kita berharap Bapak Gubernur Bali membantu dan memfasilitasi kami sejumlah sulinggih (pendeta) yang akan "muput" (memimpin) upacara kami di Lampung, Karena terus terang kami kekurangan sulinggih yang muput upacara kami," harapnya.
Baca juga:
2 Desa dan 1 Kelurahan di Karangasem Jadi
Perlu diketahui, warga Bali asal Tabanan pertama kali bertransmigrasi ke Lampung pada tahun 1958. Setelah 50 tahun berada di Tanah orang, jumlah orang Bali sudah mecapai ratusan ribu orang.
"Itu baru di satu kecamatan belum di satu Kabupaten. Sementara Lampung sendiri terdiri dari 6 Kabupaten. Orang Bali tersebar di seluruh Lampung," pungkasnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan