Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kekeringan Landa Muntigunung Karangasem
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Swiss siap membantu Pemerintah Daerah Bali dalam mengatasi kekeringan di Muntigunung Karangasem. Bantuan pemerintah Swiss tersebut akan dilakukan melalui Yayasan Masa Depan untuk Anak-Anak.
Kesiapan Pemerintah Swiss ini disampaikan Konsul Kehormatan Swiss Jon. P. Zurcher setelah bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Renon, Rabu (8/10). Hingga kini dana yang telah diberikan pemerintah Swiss mencapai 1,5 juta dollar Amerika.
“Bila tidak ada air maka tidak ada pekerjaan, maka tidak ada pemasukan, dengan program ini diharapkan dapat membantu masyarakat Muntigunung," ujar Jon. P. Zurcher.
Program pengadaan air bersih di Muntigunung oleh Pemerintah Swiss sebenarnya telah berlangsung selama 3 tahun. Rencananya pengembangan pengadaan air bersih akan
dilakukan di 34 desa. Namun program ini pada tahun ketiga baru mampu mendistribusikan air kepada 850 orang di 5 desa.
Program pengadaan air bersih yang dilakukan pemerintah Swiss menggunakan air hujan yang ditampung dan kemudian diolah sebagai air bersih. Selain proyek pengadaan air
bersih, pemerintah Swiss juga membantu melakukan penberdayaan sumber daya manusia dengan mengajarkan masyarakat bercocok tanam. Dua tanaman yang sedang dikembangkan di Muntigunung yaitu the Rosella dan kacang mede. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan