Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Lantaran Pemadatan Kurang Maksimal
Loloan Timur
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Senderan yang sekaligus sebagai jogging track di pinggir Sungai Ijogading yang usianya baru sebulan ambrol sepanjang 25 m lantaran diterjang banjir sekali saja.
Ahmadi, salah seorang warga yang rumahnya terancam longsor akibat tebing di sebelah barat tempat tinggalnya ambrol, mengatakan, amburadulnya proyek ini lantaran pemadatannya kurang maksimal, sebab untuk dasar paving jogging track itu hanya mengunakan tanah urug hasil pengerukan sungai Ijogading.
"Semestinya setelah diurug dengan tanah diteruskan dengan pemadatan dengan batu, baru kemudian dipasangi paving. Ya, karena hanya diurug dengan tanah saja makanya begitu kena banjir sekali saja tanah itu turun lalu diikuti oleh paving diatasnya,"terangnya.
Ahmadi, merasa khawatir rumahnya akan ikut-ikutan ambrol jika hujan lebat kembali turun. "Hujan lebat sekali saja rumah saya bisa-bisa ikut ambrol. Sekarang senderan rumah dan kamar mandi saya sudah ikut ambrol,"ucapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3763 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1702 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang