Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lantaran Pemadatan Kurang Maksimal
Loloan Timur
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Senderan yang sekaligus sebagai jogging track di pinggir Sungai Ijogading yang usianya baru sebulan ambrol sepanjang 25 m lantaran diterjang banjir sekali saja.
Ahmadi, salah seorang warga yang rumahnya terancam longsor akibat tebing di sebelah barat tempat tinggalnya ambrol, mengatakan, amburadulnya proyek ini lantaran pemadatannya kurang maksimal, sebab untuk dasar paving jogging track itu hanya mengunakan tanah urug hasil pengerukan sungai Ijogading.
"Semestinya setelah diurug dengan tanah diteruskan dengan pemadatan dengan batu, baru kemudian dipasangi paving. Ya, karena hanya diurug dengan tanah saja makanya begitu kena banjir sekali saja tanah itu turun lalu diikuti oleh paving diatasnya,"terangnya.
Ahmadi, merasa khawatir rumahnya akan ikut-ikutan ambrol jika hujan lebat kembali turun. "Hujan lebat sekali saja rumah saya bisa-bisa ikut ambrol. Sekarang senderan rumah dan kamar mandi saya sudah ikut ambrol,"ucapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan