Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Capai Seribu Hektar Per Tahun

Yeh Embang

Rabu, 29 Oktober 2008, 15:32 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika mengatakan setiap tahun 1000 hektar sawah di Bali beralih fungsi menjadi lahan di luar persawahan. Hal ini merupakan salah satu ancaman buat ketahanan pangan di Bali.


Mangku Pastika saat ditemui Beritabali.com, Rabu (29/10) mengungkapkan menurunnya lahan persawahan di Bali merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan di Bali kendatipun saat ini kondisi pangan di Bali masih mencukupi.

 


Untuk mengatasi masalah itu, lanjut Mangku, perlu kesepakatan antar kabupaten/kota untuk mewujudkan manajemen pulau bukan manajemen kabupaten. "Kalau dengan manajemen pulau nanti kita bisa seimbangkan betul pemanfaatan lahan. Mudah-mudahan dengan adanya revisi perda tata ruing, bisa kita atur lebih baik," terangnya.

 


Sementara itu, Bupati Jembrana, I Gede Winasa saat menyampaikan ucapan selamat datang mengatakan pihaknya telah menemukan resep sukses untuk mengatasi peningkatan alih fungsi lahan sawah. "Kebijakan tri partit yang dimulai sejak tahun 2002 antara subak (petani), KUD dan PNS dalam pengadaan beras merupakan salah satunya," kata Winasa.


Kebijakan lainnya yang mampu menekan alih fungsi lahan pertanian, lanjut Winasa berupa pemberian dana talangan tanpa bunga untuk pembelian gabah kepada KUD dan Perpadi yang dimulai sejak tahun 2002.

 


"Upaya lainnya adalah dengan memberikan subsidi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) kepada seluruh petani sawah yang dimulai sejak tahun 2003, penentuan harga gabah 50% dari harga beras dan memberikan subsidi pupuk organik kepada 5.652 ha sawah sejak tahun 2006," ujar Winasa.


Menurutnya, kebijakan ini mampu menekan laju alih fungsi lahan yang 6 tahun belakangan mencapai 235 Ha/tahun. "Berkat kebijakan inovatif ini, Jembrana mampu menekan alih fungsi lahan dari 235 Ha/tahun menjadi 49 Ha/tahun," terang Winasa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami