Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Warga Kubutambahan Gelar Ngaben Sedaya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menyambut upacara Pancawalikrama di Pura Besakih, Desa Pakraman Kubutambahan jumat (31/10) menggelar upacara
pengabenan sedaya yang diikuti 954 Sawa dan Ngelungah.
Baca juga:
Bupati Buleleng Dorong Digitalisasi Desa
Upacara pengabenan Sedaya Desa Pakraman Kubutambahan merupakan pengabenan massal untuk kedua kalinya, pengabenan sedaya pertama dilaksanakan pada tahun 1995 lalu.
“Pelaksaanaan pengebenan sedaya warga Desa Kubutambahan ini untuk menyambut rencana upacara panca walikrama di Pura Besakih, bahkan dalam pengabenan sedaya untuk kedua kalinya ini diikuti empatratus duapuluh satu sawa dan limaratus tigapuluh tiga ngelungah dari empat puluh tujuh dadia,” ungkap Kelian Pakraman Desa Kubutambahan Jro Pasek Ketut Warkadea.
Pengabenan Sedaya yang digelar secara bersama warga di Desa Kubutambahan tersebut menelan biaya sebesar enam ratus juta rupiah yang dikumpulkan secara swadaya masyarakat setempat,” Banten pokok itu bagi yang mempunyai sepuluh sawa, itu dikenakan dua juta kali sepuluh jadi duapuluh juta, kelebihan dari sepuluh sawa itu sampai dua puluh dikenakan kelebihannya satu juta limaratus ribu rupiah, dan kelebihan dari dua puluh sawa kelebihannya dikenakan satu juta dua ratus ribu rupiah.
Baca juga:
Bupati Buleleng Dorong Digitalisasi Desa
"Bagi ngerapuh atau ngelungah dikenakan biayanya untuk sepuluh sawa itu satu juta rupiah, bagi yang lebih dari sepuluh sawa untuk ngerapuh dikenakan tambahan biaya sebesar satu juta rupiah,” papar Warkadea.
Sementara dalam puncak pelaksanaan Pengabenan Sedaya di Desa Kubutambahan telah dilakukan upaya antisipasi terkait jalur jalan Pantura, sehingga kemacetan dapat dihindari dengan memanfaatkan satu jalur jalan secara bergantian.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman