Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Seniman Made Wianta Pameran Amal di AS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belum sepekan pulang dari penelitian aktivitas otak di Tokyo, seniman multitalenta Made Wianta, besok (Rabu, 5/11) akan bertolak ke Guam, Amerika Serikat, dalam rangka pameran amal di Outrigger Guam Resort.
Made Wianta mengatakan pameran ini telah dirancang lama seusai pameran pertamanya di Guam, Februari 2008 lalu. Acara fundraising ini menghimpun dana bagi SKAL Club Guam untuk beasiswa anak-anak pintar dari keluarga kurang mampu.
Kita percayakan penyalurannya kepada SKAL yang bereputasi internasional dan memiliki cabang di berbagai negara,†kata Wianta di studionya Jl. Pandu 56 Denpasar
Tentang penelitian aktivitas otak di Jepang, di studio Wianta diputarkan video proses riset di dua tempat yakni Foundation for Advancement of International Science Oohashi Laboratory dan National Institute of Neuroscience, National Center of Neurology and Psychiatry, Tokyo.
Dalam video tampak Wianta menjalani serangkaian pemeriksaan dengan peralatan pemindai otak dengan 300 scan dan merekam aktivitas otak pada saat diam maupun beraktivitas melukis serta menabuh kendang.
Hasil riset tersebut menyimpulkan bahwa Wianta memiliki aktivitas otak yang spesial dan memunculkan gelombang alpha (seperti yang terlihat dalam alpha-EEG activity). Penemuan ini sangat menarik karena data-data ini diharapkan memberikan kontribusi untuk penelitian-penelian lebih jauh tentang mekanisme aktivitas otak dalam kaitan seni dan kreativitas.
Menyinggung tentang pameran amal di Guam, Wianta mengatakan bukan kali pertama dia lakukan, karena aktivitas serupa sudah sejak lama dia jalani. Pada 1993 Wianta pernah pameran di Fort Masson Center San Francisco di mana hasil penjualan lukisan yang dipamerkan disumbangkan seluruhnya kepada organisasi di bawah PBB yang melakukan riset untuk korban AIDS di Asia Tenggara
Dalam kurun waktu setelah itu dia aktif menggelar pameran untuk korban bencana alam, pembangunan pura, gereja dan masjid, serta menyantuni anak korban bom Bali.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan