Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Ribuan Perhiasan Perak Disikat Maling
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ribuan pernak –pernik perak di Art Shop Wayan Nadi’s yang terletak di Banjar Apuan, Singapadu, Sukawati amblas disikat maling, Sabtu (8/11).
Tak ada yang tersisa, semua kerajinan tangan perak habis. Itulah fenomena pencurian yang terjadi di Art Shop milik I Wayan Nadi (33) ini.
Pencuri dengan leluasa mengambil barang yang terbuat dari perak tersebut, setelah mencongkel pintu Jepara bagian depan dengan linggis.
Ketika ditemui pada saat pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, Kadek Rai Andika (31), adik korban mengaku kejadian ini baru diketahui pagi hari. Kala itu istri korban, Dewi Lestari (32) hendak mebanten(bersembahyang) di lokasi Art Shop.
Saat itu dirinya terkejut karena art shop-nya porak poranda. Ribuan pernak-pernik yang terbuat dari perak habis disikat maling.
Terkait kejadian ini, pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukawati. pihak kepolisian kemudian turun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan.
Akibatr pencurian ini, pemilik art shop mengalami kerugian senilai Rp 200 Juta. “Kami rugi sekitar 200 Juta,“ jelasnya.
Kapolsek Sukawati, AKP Bima Viyasa seijin Kapolres membenarkan kejadian ini. Kini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap siapa pelaku pencurinya. “Kami masih melakukan penyelidikan,“ jelasnya singkat.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7065 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5618 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3522 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan