Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Presiden Madagaskar Kagumi Kerajinan Perak Bali
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Presiden Madagaskar HE Marc Ravalomanana hari ini mengunjungi tempat pembuatan kerajinan perak di Sanur Bali. Dalam kunjungan ini ia menyatakan tertarik dengan kerajinan perak Bali.
"Kerajinan perak Bali luar biasa," ujarnya Sabtu (8/11) saat berkunjung ke Suarti Galery. Bersama sang istri Lalao Ravalomanana ia melihat-lihat proses pembuatan dan koleksi kerajinan perak di sana.
Sekitar 15 menit orang nomer satu di Madagaskar tersebut melihat-lihat hasil kerajinan perak koleksi Suarti Galery. Ia sempat mencoba sejumlah kerajinan logam tersebut. Bahkan ia menyatakan ingin memesan sejumlah kerajinan seperti sendok makan dan gelang perak.
"Madagaskar memiliki batu mulia seperti safir kwalitas nomer satu di dunia," katanya sambil mempromosikan kekayaan negaranya. Ia menawarkan kerjasama dengan Pemilik Suarti Galery, Desak Nyoman Suarti agar menggunakan batu safir dari Madagaskar.
Baca juga:
Lithuania Kirim Drone Militer ke Ukraina
Sebelum meninggalkan galeri tersebut ia sempat berbincang- bincang dengan salah seorang pekerja perak. "Perlu berapa lama untuk belajar membuat kerajinan seperti ini," ungkapnya penasaran. "Perlu waktu sekitar 3 bulan," jawab pengerajin tersebut.
Desak Nyoman Suarti dalam kesempatan tersebut menyatakan kegembiraannya dengan kunjungan presiden Madagascar. "Hasil kerajinan kita dikagumi di seluruh dunia," ungkapnya. Ia pun sempat mengalungkan bunga kepada presiden dan memberikan penjelasan mengenai kerajinan perak Bali. (ctg/*)
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3288 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 764 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 702 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman