Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Presiden Madagaskar Kagumi Kerajinan Perak Bali

Sanur

Sabtu, 8 November 2008, 17:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Presiden Madagaskar HE Marc Ravalomanana hari ini mengunjungi tempat pembuatan kerajinan perak di Sanur Bali. Dalam kunjungan ini ia menyatakan tertarik dengan kerajinan perak Bali.

 



"Kerajinan perak Bali luar biasa," ujarnya Sabtu (8/11) saat berkunjung ke Suarti Galery. Bersama sang istri Lalao Ravalomanana ia melihat-lihat proses pembuatan dan koleksi kerajinan perak di sana.

Sekitar 15 menit orang nomer satu di Madagaskar tersebut melihat-lihat hasil kerajinan perak koleksi Suarti Galery. Ia sempat mencoba sejumlah kerajinan logam tersebut. Bahkan ia menyatakan ingin memesan sejumlah kerajinan seperti sendok makan dan gelang perak.



"Madagaskar memiliki batu mulia seperti safir kwalitas nomer satu di dunia," katanya sambil mempromosikan kekayaan negaranya. Ia menawarkan kerjasama dengan Pemilik Suarti Galery, Desak Nyoman Suarti agar menggunakan batu safir dari Madagaskar.



Sebelum meninggalkan galeri tersebut ia sempat berbincang- bincang dengan salah seorang pekerja perak. "Perlu berapa lama untuk belajar membuat kerajinan seperti ini," ungkapnya penasaran. "Perlu waktu sekitar 3 bulan," jawab pengerajin tersebut.

Desak Nyoman Suarti dalam kesempatan tersebut menyatakan kegembiraannya dengan kunjungan presiden Madagascar. "Hasil kerajinan kita dikagumi di seluruh dunia," ungkapnya. Ia pun sempat mengalungkan bunga kepada presiden dan memberikan penjelasan mengenai kerajinan perak Bali. (ctg/*)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami