Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Giliran Tempe & Sagu Diusulkan Masuk Standar Mutu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Produk sagu dan tempe kini diusulkan Indonesia agar bisa masuk ke dalam standar mutu di tingkat Asia. Usulan ini disampaikan dalam acara sidang ke-16 FAO/WHO Regional Coordinating Committee for Asia (CCASIA), di Sanur, Senin (17/11).
Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar Badan Standardisasi Nasional (BSN), Suprapto saat dihubungi di sela-sela acara sidang mengatakan, target mendapatkan pengakuan standar mutu di tingkat Asia ini diharapkan nantinya bisa memperluas jumlah pengonsumsinya, yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan nilai ekspor.
Pasar ekspor potensial sagu saat ini diakui ke Papua Nugini (PNG). Produk sagu ini, lanjut Suprapto, sebenarnya sudah diusulkan pada sidang tahun lalu, namun karena berbagai persyaratan yang harus dilalui masih dalam proses, sehingga belum saat ini belum lolos. Sedangkan produk tempe khas Indonesia baru diusulkan mulai sidang tahun ini.
Ditanya kepastian waktu diterima atau tidaknya dua produk tersebut, Suprapto belum bisa memastikannya, karena masih menunggu tanggapan dari negara-negara peserta. Dalam sidang ini diikuti 150 peserta berasal dari negara Asia anggota Cordex, FAO, WHO, serta peninjau dari berbagai organisasi internasional.
Saat ini tercatat baru satu-satunya komoditas buah-buahan yakni rambutan yang sudah lolos standar Asia, di samping juga ada produk mie instan. Sementara beberapa jenis buah asli Indonesia seperti pisang, salak dan minyak goreng kelapa sawit sudah pernah didulkan tapi belum lolos.
Penyebab tidak lolosnya kedua produk asli Indonesia tersebut, menurut Suprapto, lebih disebabkan karena faktor genetik ataupun alamiah. Seperti buah salak Pondoh Yogyarakarta, tidak lolos karena ada tanaman parasit yang tumbuh di sekitar pohon salak, sehingga di dalam buah salak tercemar oleh unsur tanaman parasit tersebut.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan