Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Penimbunan BBM Dibongkar Polisi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penimbunan BBM Dibongkar PolisiKrisis perekonomian global, tak menjadi hambatan bagi Ni Ketut Kartini (40). Pengusaha ini nekad menimbun BBM jenis solar dan bensin ditempat penampungan miliknya di Jalan Kebo Iwo II/46 Banjar Batu Kandik, Padang Sambian Denpasar. Walhasil petugas pun merespon dan menangkap tersangka, pada Kamis (08/01) sekitar pukul 15.00 Wita.
Adapun barang bukti yang diamankan dari rumah tersangka adalah 2 drum solar (kurang lebih 400 liter). 1 drum bensin (berisi kurang lebih 100 liter). 3 drum berisi oli (berat kurang lebih 600 liter). 1 unit truk tangki berisi minyak solar (kurang lebih 5000 liter). 1 buah tabung selang. 1 unit mesin dianmo penyedot minyak. 2 lembar DO masing-masing tertanggal 7 Januari 2009 dan tanggal 8 Januari 2009.
Awalnya, tersangka ditangkap atas dasar laporan masyarakat yang menyebutkan, ada BBM yang dipalsukan. Sehingga petugas pun semangat dan menyelidiki secara diam-diam. “Hanya saja, dari penyelidikan, bukan BBM palsu tapi penimbunan,”jelas Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Achmad Nur Wakhid, Senin (12/01).
Menurut AKBP Achmad, tersangka terbukti melakukan pelanggaran Pasal 53 huruf C UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang ijin usaha penyimpanan dengan jeratan 3 tahun penjara dan denda Rp 30 milyar. “Tersangka dengan sengaja menyimpan solar dan bensin tanpa memiliki ijin, ini BBM bersubsidi,”ungkapnya.
Modus operandi tersangka, ungkap AKBP Achmad, cenderung mengambil minyak dengan melengkapi DO (Delivery Order) ke depo Sanggaran, Benoa. Namun oleh tersangka, BBM tersebut dipindahkan ke gudang penyimpanan miliknya di Jalan Kebo Iwo nomor 46 Banjar Batu Kandik Padang Sambian Denpasar.
Pemindahan BBM ke tempat penyimpanan menggunakan alat penyedot (dinamo). Tak hanya melakukan penimbunan, BBM diperjual – belikan ke Jembrana. Kegiatan ilegal yang dijalankan tersangka sudah berlangsung lebih dari 2 tahun. “Tersangka juga menampung penjualan minyak dari para supir truk angkutan dan tangki dan pekerja kapal di Benoa,”ujarnya. Sehingga, saat pengerebekan dilakukan, pada pukul 15.00 Wita, di rumah tersangka, polisi menemukan beberapa drum berisi oli, bensin dan solar.
Namun kata AKBP Achmad karena jeratan pasal yang dikenakan kepada tersangka selama 3 tahun, artinya, penahanan tersangka ditangguhkan. Sementara 4 staff-nya yang ikut diamankan, hanya dijadikan saksi dan bersedia dipanggil sewaktu-waktu. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5877 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4616 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2583 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2228 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan