Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Truk Muat Semangka Nyungsep Hantam Rumah
Pohsanten
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
kecelakaan truck jembranaJalur Denpasar-Gilimanuk memang benar-benar jalur setan bagi pengguna kendaraan bermotor. Kali ini nasib sial dialami oleh truk E 9295 A yang dikemudikan oleh Uwan (35), asal Banyuwangi tiba-tiba nyungsep lalu menghantam rumah milik Ketut Sutama (50) di jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Pohsanten, Mendoyo, Jumat (23/1). Beruntung kejadian tersebut tidak makan korban jiwa namun bagian depan rumah Sutama yang terletak di pinggir jalan protokol tersebut hancur lebur.
Informasi yang berhasil dihimpun di TKP, kejadian bermula dari truk yang memuat 12 ton semangka melaju dari arah barat. Namun memasuki TKP yang kondisi jalannya agak menanjak, tiba-tiba laju truk yang memuat 5 penumpang tersebut zig-zag lalu terguling ke kiri (utara) dan menghantam rumah Sutama yang berada di 3 meter dari tepi jalan protokol tersebut. Laju truk terhenti dalam posisi miring setelah menghantam rumah Sutama. Lalu satu persatu penumpang dan sopir keluar dengan selamat. Sedangkan penghuni rumah yang terdiri dari Dayu Komang Darwati (45) istri Sutama, I Kadek Juliada (24) anak Sutama dan Ni Nyoman Sutami (58) kakak Sutama lolos dari maut.
Menurut penuturan Sutami, saat kejadian dirinya sedang memasak di belakang rumah. Sedangkan Juliada sedang menonton televisi. Mereka berdua kaget lantaran rumah mereka tiba-tiba bergetar dan tidak berselang lama terdengar suara dentuman keras depan rumah. "Saat kejadian saya sedang nonton televisi lalu tiba-tiba rumah saya bergetar dan tidak lama kemudian saya mendengar suara keras," terang Juliada.
Sementara Darwati mengatakan beberapa menit sebelum kejadian dirinya sedang membersihkan kaca depan rumahnya. "Setelah bersih-bersih, saya masuk ke rumah untuk mengambil sapu untuk menyapu di depan rumah. Tiba-tiba pintu depan tertutup tanpa sebab. Lalu saya tidak jadi menyapu di depan rumah," terangnya.
Lanjut Darwati, tiba-tiba rumahnya bergetar dan merasakan kepalanya berat lalu pingsan. Beberapa saat kemudian setelah sadar, Darwati melihat ruang tamu, teras, dan tembok penyengker rumahnya ambruk dihantam truk. Darwati belum bisa merinci kerugian akibat peristiwa ini, hanya saja dia akan menuntut ganti rugi kepada pihak truk yang menabrak rumahnya. (dey)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1695 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang