Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Produsen Ancam Penyalur Pupuk Yang
Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Adanya dugaan permainan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi di Jembrana, selain menyebabkan kelangkaan pupuk tersebut juga membuat harga pupuk bersubsidi membumbung tinggi. PT. Pupuk Kaltim selaku produsen dan penyalur pupuk bersubsidi ke Jembrana mengancam akan menindak tegas penyalur yang berani mempermainkan harga pupuk.
Mencuatnya masalah kenaikan harga pupuk bersubsidi di tingkat petani membuat PT. Pupuk Kaltim selaku produsen dan penyalur pupuk bersubsidi tersebut perlu turun tangan untuk menjelaskan masalah tersebut. Ariyanto, utusan PT. Pupuk Kaltim menegaskan harga eceran tertinggi (HET) pupuk yang dipatok pihaknya hanya Rp. 60 ribu perzak isi 50 kg sampai di penyalur. "Sampai di penyalur harganya hanya Rp. 60 ribu," tandasnya.
Menurutnya, kalau terjadi peningkatan harga sampai ke petani itu dikarenakan ada kesepakatan antara petani dan penyalur mengenai ongkos angkut. "Ongkos angkut tersebut tidak bisa dimasukkan ke dalam harga pupuk. Kami tidak mencampuri adanya kesepakatan-kesepakatan itu sepanjang HETnya tidak dinaikkan," ujarnya.Pihaknya juga tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas kepada penyalur jika coba-coba mempermainkan harga. "Penyalur jangan coba-coba memainkan harga kalau tidak ingin kami tindak tegas," tegasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang