Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Residivis Nekat Loncat dari Lantai Dua

Denpasar

Rabu, 4 Februari 2009, 18:14 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang residivis kasus pencurian mencoba kabur dengan meloncat dari lantai dua saat disergap buser Poltabes Denpasar. Akibat aksi nekat ini tangannya patah, sementara dengkulnya retak.

Fajar Sidik (25), residivis kasus pencurian asal ujung Pandang ini, nyaris lolos dalam penyergapan polisi, Senin (2/2) di rumah temannya di Jalan Nusa Kambangan Denpasar. Setelah melompat dari lantai dua, tangannya patah dan dengkul retak.

Tersangka Fajar Sidik sudah lama ditarget satuan reskrim Poltabes. Residivis ini pernah ditembak buser Poltabes dalam kasus pencurian tabung gas. Dia vonis selama setahun dan menghuni di LP Kerobokan.

Polisi mencatat, tersangka sudah beraksi di 12 TKP. Terakhir kali, tersangka beraksi di Nusa Dua, membobol toko di kawasan Nusa Dua, pada Agustus tahun 2008. Dia beraksi bersama Apif yang kini masih diburu polisi.

Pengejaran terhadap Fajar Sidik agak sulit dilakukan polisi. Sebab, yang bersangkutan sering berpindah tempat. Alamat kosnya di Jalan Pulau Belitung Pemogan Denpasar, ternyata sudah tidak dihuninya lagi. Pun, alamat rumahnya di Banjar Blong Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Buleleng.

“Pengejaran dialihkan di Gianyar dan bekerja – sama dengan Porles Gianyar. Tersangka Fajar Sidik ditangkap di Samplangan Gianyar 2 Febuari lalu,” beber Pahumas Poltabes Denpasar Kompol Ketut Suwetra SH, Rabu (04/02).

Namun, saat dikeler ke rumah temannya di Nusa Kambangan, Fajar Sidik mencoba kabur melompat dari lantai dua. Nahas, lompatan Fajar Sidik berubah fatal. Kakinya keselo, dan tangan kanannya patah.

“Saya lompat dari lantai dua dan membentur tembok,” katanya.

Tersangka menerangkan, selama tiga bulan ini, dia beraksi mencuri bersama tiga rekannya, Rozikin (tertangkap) dan Apif (buron). Aksi yang mereka lakukan secara bergantian dengan mengendarai sepeda motor.

Sasarannya meliputi toko, mebel dan rumah kos. Yang dicuri hanya barang yang mudah dijual seperti tabung gas dan HP. Sementara dari data kepolisian Poltabes Denpasar tersangka Fajar Sidik telah beraksi di 12 TKP.

Di kawasan Legian dekat Bounty, Jalan Mataram Kuta (2 kali), By Pass Nusa Dua (6 kali), Jalan Kertapura dan Seminyak Kerobokan (2 kali).

Untuk tabung gas, mesin gerinda, mesin serut, sudah dijual. Sementara beberapa HP disita dari penadah dicounter HP ‘Ferry Celular” di Jalan Pulau Moyo Denpasar. Pemilik counter yakni I Wayan Fery turut ditangkap dan dikenakan pasal penadah.


“Hasil curian mereka dibagi rata. Sementara Pengejaran terhadap pelaku lain masih dilakukan,” tegas Kompol Suwetra. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami