Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Dipaksa Melacur, Istri Polisikan Suami
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang ibu rumah tangga melaporkan suaminya ke Poltabes Denpasar. Ia melapor karena sudah tak tahan lagi disiksa dan dipaksa menjadi pelacur oleh suaminya sendiri.
Suami raja tega yang dilaporkan itu berinisal Ed alias Bas (31), tinggal di Jalan Danau Tempe Sanur. Sementara istrinya berinisial Yen berusia 31 tahun.
Sumber di Poltabes Denpasar menyebutkan, pasangan suami istri ini dikabarkan sudah tidak akur lagi. Mereka sering bertengkar hanya karena persoalan sepele.
Bagi Yen, dia merasa sudah tidak kuat lagi untuk membina rumah tangga dengan Ed.
Pasalnya, suaminya ini bertemperamen tinggi, doyan marah, dan doyan main pukul.
“Kalau ada kejadian kecil saja, pasti bisa besar. Katanya mereka sering bertengkar dan sulit didamaikan,” beber sumber di Poltabes Denpasar, Senin (09/02).
Puncaknya, Ed mulai terang-terangan menyuruh istrinya menjajakan tubuh di lokalisasi pelacuran di Danau Tempe, Sanur.
Dipaksa melakoni pekerjaan yang nista, Yen berontak alias tidak mau melacurkan diri. Yen menolak dan tak mau harga dirinya hancur berantakan gara-gara melacur.
Merasa perintahnya tak dituruti, suaminya pun berang. Pada Minggu (08/02) sekitar pukul 12.00 Wita, Ed emosi dan menghajar istrinya hingga babak belur.
Kepala Yen dibenturkan ke tembok. Bibirnya dijotos. Akibatnya, kepala bagian kanan benjol dan bibirnya berdarah-darah.
Hingga berita ini diturunkan, sang suami belum ditahan jajaran Poltabes Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3305 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 778 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 715 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman