Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Saling Sindir, Gebod Bacok Tetangganya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tersinggung dengan perkataan menyindir yang membangunkan dendam lama, tah alias arit pun bicara. Itulah yang menimpa Ni Luh Kawiti (45). Tangan kiri ibu asal Dusun Bale Gede, Desa Datah, Abang bercucuran darah akibat ditebas tetangganya, Ariani alias Gebod (45) dengan sebilah Tah (arit besar).
Dari hasil penyelidikian sementara, pelaku tersinggung dengan perkataan korban yang dinilai menusuk perasaannya. Pahumas AKP Syamsul Hayat seijin Kapolres AKBP Amur Candra Juli Buana diminta keterangannya membenarkan kejadian tersebut.
"Pelaku telah diamankan dan kini sedang diperiksa intensif di Mapolsek Abang. Diduga, pemicunya dendam lama karena informasi warga, korban dengan pelaku pernah ada masalah sebelumnya," terang Pahumas.
Pertikaian kedua srikandi tua tersebut berawal dari aksi ucapan menyakitkan yang dinilai menyindir. Aksi sindir menyindir tersebut terjadi sekitar pukul 11..30. Ketika itu korban sedang berada ditengah tegalan miliknya sambil memetik buah pisang.
Kebetulan sekali, lokasi tegalan dengan rumah pelaku bersebelahan. Moment itulah yang digunakan oleh pelaku dengan mendatangi korban yang ketika itu sedang merapikan buah pisangnya untuk dibawa pulang.
Pelaku langsung mengeluarkan unek-unek perutnya yang terpendam tanpa sebab dengan kata-kata menyindir yang menyinggung korban. "Iba sakti, aeng gedenan gerak (kamu sakti, besar kepala)," ujar pelaku seperti ditirukan korban ketika melapor ke Mapolsek Abang.
Lantaran tersinggung berat, korbanpun tidak mau kalah dan mengeluarkan jawaban panas. “Nyen ngorahang icang gedenang gerak. Ibane ngomong sing karuan-karuan (Siapa bilang saya kayak begitu. Kamu yang ngomong tak karuan)," ujarnya.
Kontan saja, jawaban korban membuat pelaku naik darah. Perang urat saraf tidak terhindarkan. Kali ini tidak main-main dengan menggunakan tah dan langsung menebas tangan korban. Meskipun merasa dianiaya, korban yang nampaknya sadar hukum tidak memberikan perlawanan. Korban memilih melaporkannya ke Polsek Abang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan