Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Yayasan Yudistira Sesalkan Eleminasi Masal Anjing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga Pemerhati Hewan yayasan Yudistira mendesak pemerintah daerah Bali untuk menghentikan eleminasi masal terhadap anjing dalam penanggulangan dan pengedalian peyakit rabies atau anjing gila di Bali. Yayasan Yudistira merekomendasikan kepada pemerintah Bali untuk melakukan eleminasi secara selektif.
Manager Operasional Yayasan Yudistira Wayan Mudiarta ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Jumat (24/4) menyatakan seharusnya proses eleminasi hanya dilakukan terhadap anjing yang secara klinis menunjukkan gejala rabies. Namun untuk anjing-anjing liar dilakukan vaksinasi. Mudiarta juga menyatakan kecewa dengan cara eleminasi terhadap anjing dengan cara meracuni anjing.
“Boleh dilakukan eleminasi tetapi dengan cara yang seminimal mungkin menimbulkan penderitaan terhadap hewan itu sendiri. Walaupun untuk saat ini sesuatu yang ideal sulit dilakukan pemerintah,” jelas Wayan Mudiarta.
Sedangkan berdasarkan data Dinas Peternakan Bali sejak kasus Rabies terjadi di Kabupaten Badung Bali pada September 2008 hingga saat ini tercatat sekitar 2600 anjing telah dieleminasi. Selain itu tercatat sekitar 40 ribu anjing telah divaksinasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan