Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Harga dan Permintaan Babi Anjlok

Jumat, 1 Mei 2009, 17:21 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Merebaknya kasus flu babi ternyata mampu menurunkan minat penggemar daging babi untuk menyantap masakan beraroma babi. Buktinya, peternak babi potong merasakan adanya penurunan permintaan daging babi potong.

Ketut Gemuh, salah seorang peternak babi mengakui kalai pasca merebaknya kasus flu babi ini dirinya mengalami penurunan permintaan babi potong.

“Gara-gara kasus flu babi ini, permintaan babi potong kepada saya mengalami sedikit penurunan,” kata peternak yang memiliki ratusan babi ketika ditemui, Jumat (1/5).

Namun Gemuh menolak menyebutkan berapa pastinya penurunan tersebut. Selain mengalami penurunan permintaan, Gemuh juga mengakui adanya penurunan harga daging babi.

“Permintaan menurun harganya juga ikut-ikutan anjlok,” tandasnya.Menurut peternak asal Dusun Samblong, Sangkaragung, Jembrana ini, dulu dia mampu menjual daging babi dengan harga Rp. 16 ribu/kg namun saat ini babinya hanya laku Rp. 15,5 ribu/kg.

Gemuh sejatinya juga merasa khawatir dengan merebaknya kasus flu babi ini lantaran kalau penyakit yang disebabkan virus H1N1 ini mampir di hewan ternaknya tentu dirinya akan mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

“Kalau sampai babi-babi saya mati karena tertular penyakit, tentu saya dirugikan hingga ratusan juta. Jumlah itu kan sangat besar buat saya,” katanya.



Gemuh juga berjanji akan melakukan penyemprotan sendiri secara periodik demi terjaganya kesehatan ternak babinya.“Saya akan beli dulu mesin semprotnya agar saya bisa menyemprot sendiri,” ujarnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami